Timnas Malaysia pernah mencatatkan sejarah penting saat bertandang ke markas Vietnam, Stadion My Dinh. Momen tersebut terjadi menjelang laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026, di mana Harimau Malaya berhasil meraih kemenangan dramatis.
Pertandingan yang digelar pada 17 Desember 2014 ini menjadi saksi bisu kehebatan Malaysia dalam mengalahkan tuan rumah Vietnam dengan skor 4-2. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Malaysia sebelum melakoni laga penentuan di kandang sendiri.
Pelatih Timnas Malaysia saat itu, Dollah Salleh, mengungkapkan apresiasinya atas performa anak asuhnya. “Kita berhasil mencetak empat gol di kandang lawan, ini adalah pencapaian luar biasa,” ujar Dollah Salleh dalam sebuah kesempatan. Ia juga menekankan pentingnya mentalitas para pemain dalam menghadapi tekanan di Stadion My Dinh yang terkenal memiliki atmosfer intimidatif.
Gol-gol Malaysia dicetak oleh Safiq Rahim (dua gol, masing-masing pada menit ke-14 dan ke-87), Indra Putra Mahayuddin (menit ke-32), dan Norshahrul Idlan Talaha (menit ke-73). Sementara itu, Vietnam sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Le Cong Vinh pada menit ke-11 dan Nguyen Van Quyet pada menit ke-64.
Meskipun sempat tertinggal, Malaysia menunjukkan ketangguhan mental dengan bangkit dan membalikkan keadaan. Kemenangan tandang ini tidak hanya menjadi catatan manis bagi sejarah sepak bola Malaysia, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Asia Tenggara.
Kisah di Stadion My Dinh ini menjadi pengingat akan perjuangan dan semangat juang Timnas Malaysia yang mampu menaklukkan lawan tangguh di kandangnya. Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah Piala AFF.
