Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
BADMINTON

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Comeback Dramatis Bimo/Thesya dan Kemenangan Faza/Aisyah di New Delhi

Oleh Wibowo August 19, 2026 3 hours lalu 0 komentar

New Delhi, 18 Agustus 2026 – Pasangan ganda campuran Indonesia, Bimo Prasetyo dan Arlya Nabila Thesya Munggaran, sukses mengamankan kemenangan dramatis di babak 48 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, mereka berhasil bangkit dari ketertinggalan di gim penentuan melawan wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, dengan skor akhir 21-12, 13-21, 22-20.

Thesya mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. “Alhamdulillah masih diberikan kemenangan hari ini, tadi sudah tertinggal 16-20 di gim penentuan tapi kami coba main nothing to lose saja, yakin dengan apa yang kami punya, tidak usah memikirkan menang atau kalah,” ujarnya. Ia juga mengakui adanya ketegangan dan rasa antusiasme yang tinggi sebagai pertandingan perdana di Kejuaraan Dunia, yang sedikit memengaruhi performa di lapangan. “Kami harus bisa lebih mengontrol emosi dan menjaga konsistensi di match selanjutnya,” tambahnya.

Bimo menambahkan bahwa lawan bermain lebih hidup di gim kedua dan ketiga, membuat mereka sempat kebingungan hingga tertinggal jauh. “Akhirnya kami berpikir untuk fokus satu poin ini tidak boleh mati sendiri akhirnya pelan-pelan bisa mengejar,” jelas Bimo. Ia mengaku senang bisa merasakan atmosfer Kejuaraan Dunia yang berbeda dari turnamen sebelumnya dan bertekad untuk memaksimalkannya. “Kami tidak tahu apakah akan punya kesempatan seperti ini lagi jadi kami mau maksimalkan sekarang,” tuturnya.

Di sisi lain, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata, juga meraih kemenangan di babak yang sama. Mereka berhasil mengalahkan wakil Serbia, Mihajlo Tomic/Andjela Vitman, dengan skor 21-16, 21-14. Meskipun menang, Marwan Faza merasa permainannya masih belum maksimal dan perlu mengembalikan kepercayaan diri serta mentalnya.

“Masih harus dikembalikan lagi kepercayaan diri kami, masih harus diyakinkn lagi dari segi mental, segi kepercayaan diri. Kami merasa di latihan sudah ok dari persiapan dan kesiapan tapi tadi di lapangan terutama saya hawanya belum terlalu baik,” kata Marwan. Ia mengungkapkan bahwa persiapan mereka menuju turnamen ini adalah meningkatkan kualitas permainan dan menguatkan pola pikir.

Aisyah mengungkapkan keterkejutannya bisa bermain di Kejuaraan Dunia, namun tetap merasa senang. Menghadapi pasangan Denmark di babak selanjutnya, mereka berencana untuk bermain tanpa beban. “Besok bertemu pasangan Denmark, kami mau nothing to lose saja karena mereka lebih diunggulkan,” pungkas Aisyah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp