Catatan Tebusan Ungkap Dugaan Kematian Ibu Presenter Ternama AS Pasca Penculikan

Yohanes

Sebuah catatan tebusan yang dikirimkan beberapa hari setelah Nancy Guthrie, ibu dari presenter ternama AS Savannah Guthrie, berusia 84 tahun, dilaporkan mengklaim bahwa wanita lansia tersebut telah meninggal dunia. Dokumen misterius ini menambah lapisan kerumitan dalam penyelidikan penculikan yang masih berlangsung di Arizona.

Catatan tersebut merupakan salah satu dari dua surat yang dikirimkan kepada keluarga Nancy Guthrie dan diterima oleh media dalam beberapa hari setelah penculikannya pada Januari lalu. Surat pertama diduga menuntut pembayaran jutaan dolar dalam bentuk Bitcoin sebagai syarat pembebasan Nancy. Namun, surat kedua yang diterima kemudian justru menyatakan bahwa Nancy telah meninggal dunia, demikian menurut sumber yang dikutip oleh CBS, mitra berita BBC di Amerika Serikat.

Dalam surat kedua tersebut, pihak yang diduga sebagai penculik dilaporkan menyatakan bahwa kematian Nancy bukanlah tujuan mereka dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga. Pihak Departemen Sheriff Pima County menolak memberikan komentar spesifik mengenai isi dari surat-surat tersebut. Namun, mereka menegaskan bahwa investigasi kasus ini "tetap aktif dan terus berlanjut."

"Departemen Sheriff Pima County terus bekerja sama erat dengan FBI saat para penyelidik menindaklanjuti petunjuk, meninjau informasi, dan mengejar fakta seputar kasus ini," ujar seorang juru bicara departemen sheriff. Pihak FBI juga telah dihubungi oleh BBC untuk dimintai keterangan.

Penculikan Nancy Guthrie dari rumahnya di dekat Tucson, Arizona, telah menjadi misteri yang diselidiki secara mendalam oleh FBI dan departemen kepolisian setempat selama berbulan-bulan. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah pihak berwenang meyakini keaslian catatan tebusan tersebut. Namun, keluarga Guthrie sendiri menyatakan keyakinan mereka bahwa kedua surat yang dikirimkan ke media lokal maupun nasional, termasuk TMZ, adalah asli.

Beberapa media melaporkan pada Senin lalu bahwa penegak hukum telah meminta agar detail dari catatan tersebut tidak segera dipublikasikan demi kelancaran investigasi hilangnya Nancy Guthrie. Ia dilaporkan "dibawa di kegelapan malam dari tempat tidurnya," menurut keterangan putrinya, setelah terakhir kali terlihat pada 31 Januari.

Nancy hilang setelah diantar pulang oleh kerabatnya malam itu. Kekhawatiran meningkat ketika ia tidak mendatangi rumah temannya untuk menonton kebaktian gereja virtual keesokan paginya. Catatan tebusan awal dikirimkan sehari setelah ia menghilang, dengan tuntutan jutaan dolar dalam bentuk Bitcoin untuk pembebasannya.

Investigator mengungkapkan kepada CBS bahwa catatan tersebut berisi detail spesifik mengenai rumah Nancy, termasuk kamar tidurnya dan lingkungan sekitarnya. Surat tersebut dilaporkan ditujukan kepada Savannah Guthrie, yang merupakan salah satu pembawa acara program berita AS, "Today Show". Surat kedua, yang dikirim pada 6 Februari, menggunakan gaya bahasa yang mirip dengan surat pertama, namun tanpa tuntutan spesifik. Surat ini justru menyampaikan permintaan maaf atas kematian Nancy dan menyatakan bahwa hal tersebut tidak disengaja.

Menanggapi kedua surat tersebut, Savannah Guthrie dan saudara-saudaranya merilis sebuah video yang tampak merespons para penculik. "Kami menerima pesan Anda, dan kami mengerti," kata pembawa acara NBC tersebut. "Kami mohon Anda untuk mengembalikan ibu kami kepada kami agar kami dapat merayakannya bersamanya." Ia menambahkan bahwa keluarga "bersedia membayar."

Otoritas dan keluarga Guthrie berulang kali mengeluarkan peringatan publik bahwa Nancy Guthrie, yang berusia 84 tahun, memiliki kondisi kesehatan yang buruk dan tidak memiliki akses terhadap obat-obatan penting. Selama pencarian berlangsung, pihak berwenang merilis rekaman keamanan yang menunjukkan sosok bertopeng di luar rumah Nancy.

Keluarga Guthrie telah menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar AS (sekitar Rp15 miliar, dengan kurs saat itu), ditambah 100.000 dolar AS yang dijanjikan oleh FBI, bagi siapa saja yang memberikan informasi yang mengarah pada kembalinya Nancy Guthrie. Pada 24 Februari, Savannah Guthrie menyatakan bahwa mereka akan tetap berharap meskipun "tahu bahwa ia mungkin telah hilang, ia mungkin sudah tiada."

Dalam sebuah wawancara pada Maret dengan NBC, Savannah Guthrie mengungkapkan bahwa beberapa catatan tebusan telah dikirimkan, dan ia meyakini bahwa sebagian di antaranya tidak asli. Namun, keluarganya tetap percaya bahwa dua surat awal yang mereka terima adalah otentik. Savannah Guthrie sempat mengambil cuti dari "Today Show" selama lebih dari dua bulan selama penyelidikan berlangsung. Ia kembali ke program tersebut pada awal April saat pencarian terus berlanjut. Kasus ini terus menjadi sorotan publik, menyoroti ketegangan antara harapan keluarga dan ketidakpastian dalam upaya pemulangan Nancy Guthrie.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All