Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
BERITA

Sindikat Tipu Ribuan Warga Filipina dengan Janji Kerja di Eropa

Oleh Emanuel August 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Lebih dari seribu warga Filipina menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Eropa. Skema perekrutan ilegal ini berhasil digagalkan oleh Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW), yang juga telah menangkap tersangka utama kasus ini di Pampanga.

Modus operandi sindikat ini sangat licik. Mereka memanfaatkan harapan para pencari kerja untuk mendapatkan kesempatan bekerja di benua biru. Para korban dijanjikan posisi yang menggiurkan dengan gaji tinggi, namun pada akhirnya hanya merugi.

Menurut laporan DMW, setidaknya 1.700 orang diduga telah tertipu oleh sindikat ini. Angka ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan operasi ilegal tersebut dan seberapa banyak individu yang telah menjadi sasaran empuk para pelaku.

Penangkapan tersangka utama merupakan langkah krusial dalam membongkar jaringan ini. Pihak berwenang berharap penangkapan ini akan membuka jalan untuk mengungkap seluruh anggota sindikat dan memberikan keadilan bagi para korban.

DMW sendiri telah mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang mencurigakan, terutama yang menjanjikan penempatan di luar negeri dengan iming-iming fasilitas berlebihan. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap setiap tawaran pekerjaan,” ujar seorang juru bicara DMW dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, pada 7 Mei 2024, DMW telah melaporkan bahwa mereka telah mengidentifikasi dan menghentikan sebuah skema perekrutan ilegal yang menargetkan warga Filipina untuk pekerjaan di Eropa. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memburu otak di balik penipuan ini.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam mencari peluang kerja, terutama yang melibatkan penempatan di luar negeri. Pemerintah Filipina melalui DMW terus berupaya melindungi warganya dari praktik-praktik penipuan yang merugikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp