Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
DUNIA

Menteri Tuai Kecaman Publik Usai Berlibur di Tengah Bencana Gempa M 7,4

Oleh Heni Maulidya August 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Seorang menteri di Indonesia menuai kritik tajam di jagat maya setelah kedapatan sedang berlibur di saat negara dilanda gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang memakan korban jiwa hampir 300 orang. Keputusan menteri tersebut untuk tetap melanjutkan agenda liburan di tengah musibah nasional memicu kemarahan publik yang luas.

Peristiwa ini menjadi sorotan utama di berbagai platform media sosial. Warganet ramai-ramai menyuarakan kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap sang menteri. Berbagai komentar pedas dilayangkan, mempertanyakan prioritas dan empati pejabat publik tersebut di masa-masa krusial.

Salah satu komentar yang beredar luas di media sosial menyatakan, “Di saat rakyat berjuang menyelamatkan diri dan mencari keluarga, beliau malah asyik berlibur. Sungguh ironis.” Komentar lain menambahkan, “Seharusnya fokus pada penanganan bencana, bukan menikmati liburan.” Kritikan serupa juga datang dari berbagai kalangan, termasuk aktivis dan pengamat kebijakan publik.

Lebih lanjut, beredarnya foto dan video yang diduga memperlihatkan menteri tersebut sedang berada di lokasi liburan semakin memperparah situasi. Meskipun belum ada klarifikasi resmi dari pihak menteri mengenai kebenaran foto atau video tersebut, namun spekulasi publik sudah terlanjur terbangun.

Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut dilaporkan telah menyebabkan kerusakan parah dan menelan korban jiwa hingga mendekati angka 300 orang per data terakhir yang dihimpun. Tragedi ini tentu membutuhkan perhatian penuh dan penanganan serius dari seluruh elemen pemerintahan, termasuk para menteri.

Menghadapi gelombang kritik yang masif, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh kementerian terkait atau juru bicara menteri tersebut. Publik menantikan tanggapan dan penjelasan atas tindakan yang dianggap kurang peka tersebut. Kejadian ini kembali membuka diskusi mengenai etika pejabat publik dalam menghadapi situasi darurat nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp