Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
DUNIA

Tak Semua Negara Punya Hari Kemerdekaan, Ini Daftarnya

Oleh Heni Maulidya August 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Di tengah hiruk-pikuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus, menarik untuk menengok bagaimana negara lain memperingati momen penting serupa. Ternyata, tidak semua negara di dunia memiliki satu hari khusus yang ditetapkan sebagai Hari Kemerdekaan. Beberapa negara justru tidak merayakannya sama sekali, sementara yang lain memiliki cara unik untuk menandai kedaulatan mereka.

Sebanyak delapan negara dilaporkan tidak memiliki perayaan Hari Kemerdekaan seperti yang lazim dikenal. Fenomena ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana mereka merefleksikan identitas nasional dan sejarah pembentukan negara. Berbeda dengan Indonesia yang punya tanggal pasti untuk merayakan proklamasi, negara-negara ini menempuh jalur yang berbeda dalam mengenang momen-momen krusial dalam sejarah mereka.

Salah satu negara yang tidak memiliki Hari Kemerdekaan adalah Britania Raya. Alih-alih tanggal spesifik, Inggris merayakan momen-momen penting melalui berbagai festival dan peringatan sepanjang tahun. Misalnya, Trooping the Colour yang diadakan setiap Juni, merayakan ulang tahun resmi monarki, yang secara simbolis merepresentasikan kedaulatan negara.

Amerika Serikat, meskipun merayakan Hari Kemerdekaan pada 4 Juli, memiliki sejarah yang cukup unik. Tanggal tersebut menandai adopsi Deklarasi Kemerdekaan pada tahun 1776, namun proses kemerdekaan dan pengakuan internasional baru sepenuhnya tercapai beberapa tahun kemudian. Negara lain seperti Kanada merayakan Hari Kanada pada 1 Juli, yang memperingati pembentukan Dominion Kanada pada 1867, namun konteksnya lebih kepada pembentukan federasi daripada pembebasan dari penjajahan.

Beberapa negara lain yang tidak memiliki Hari Kemerdekaan meliputi Denmark, yang sejarah monarkinya terbentang ribuan tahun dan tidak ada satu momen pun yang secara definitif dianggap sebagai ‘kemerdekaan’. Norwegia merayakan Hari Konstitusi pada 17 Mei, yang menandai penandatanganan konstitusi mereka pada tahun 1814, bukan pembebasan dari negara lain. Swedia juga tidak menetapkan satu hari khusus sebagai Hari Kemerdekaan, namun memperingati hari-hari penting seperti Hari Nasional pada 6 Juni yang merujuk pada terpilihnya Gustav Vasa sebagai raja pada 1523 dan adopsi konstitusi baru pada 1809.

Sementara itu, ada pula negara yang merayakan hari-hari yang lebih menyerupai hari nasional atau hari pembentukan negara. Contohnya adalah Selandia Baru yang tidak memiliki Hari Kemerdekaan, tetapi merayakan Waitangi Day pada 6 Februari, yang memperingati penandatanganan Perjanjian Waitangi pada tahun 1840. Perjanjian ini merupakan momen penting dalam pembentukan negara, meskipun juga menjadi subjek kontroversi dan diskusi hingga kini. Dengan beragam cara peringatan ini, terlihat bahwa konsep kedaulatan dan identitas nasional dapat diekspresikan melalui berbagai bentuk perayaan, tidak selalu terikat pada satu tanggal kemerdekaan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp