Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
BERITA

AI Open-Source Tiongkok Qwen Lampaui Meta dan Google di Pasar Global

Oleh Emanuel August 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Model kecerdasan buatan (AI) open-source dari Tiongkok, Qwen, yang dikembangkan oleh raksasa teknologi Alibaba, kini mendominasi pasar global. Dalam hal jumlah unduhan di kalangan pengembang internasional, Qwen berhasil melampaui model AI dari perusahaan teknologi kenamaan dunia seperti Meta dan Google.

Fenomena ini menandai pergeseran signifikan dalam lanskap pengembangan AI global, menunjukkan meningkatnya daya tarik dan adopsi teknologi AI buatan Tiongkok di panggung dunia. Keberhasilan Qwen tidak hanya dalam jumlah unduhan, tetapi juga dalam menarik perhatian komunitas pengembang yang luas.

Menurut data yang dirilis, model AI Qwen telah diunduh sebanyak lebih dari 100 juta kali di platform Hugging Face. Angka ini jauh melampaui model AI serupa dari Meta, Llama, yang tercatat diunduh sekitar 70 juta kali, serta model AI Google, Gemma, yang mengumpulkan lebih dari 40 juta unduhan. Keunggulan ini menunjukkan popularitas Qwen yang meroket di kalangan para profesional dan peneliti AI.

Pencapaian ini dilaporkan terjadi pada awal Juni 2024, mengukuhkan posisi Qwen sebagai salah satu model AI open-source terkemuka di dunia. Keberhasilan ini juga sejalan dengan pernyataan CEO Alibaba Cloud Intelligence Group, Eddie Wu, yang pada awal tahun 2024 menargetkan untuk menjadikan Qwen sebagai model AI terdepan di Tiongkok.

Alibaba Cloud, divisi komputasi awan dari Alibaba Group, menjadi motor penggerak di balik pengembangan Qwen. Perusahaan ini secara konsisten berinvestasi dalam riset dan pengembangan AI, menghasilkan serangkaian model bahasa besar (LLM) yang kuat dan serbaguna. Qwen, khususnya, dikenal karena kemampuannya dalam berbagai tugas pemrosesan bahasa alami, termasuk penerjemahan, penulisan kreatif, dan menjawab pertanyaan kompleks.

Strategi Alibaba dalam merilis Qwen sebagai model open-source terbukti jitu. Dengan membuka akses ke teknologinya, Alibaba memungkinkan pengembang di seluruh dunia untuk bereksperimen, memodifikasi, dan membangun aplikasi di atas fondasi Qwen. Hal ini mendorong inovasi yang lebih cepat dan memperluas ekosistem di sekitar model AI tersebut. Kemudahan akses dan fleksibilitas yang ditawarkan Qwen menjadikannya pilihan menarik dibandingkan model AI yang bersifat tertutup atau memerlukan lisensi yang lebih rumit.

Peningkatan adopsi Qwen ini juga mencerminkan kematangan teknologi AI Tiongkok secara umum. Jika sebelumnya Tiongkok banyak mengadopsi teknologi dari Barat, kini negara tersebut mulai menjadi sumber inovasi yang patut diperhitungkan. Keberhasilan Qwen menjadi bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok mampu bersaing di level global dalam bidang teknologi canggih seperti kecerdasan buatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp