Kebangkitan Mengejutkan: Film Liam Neeson Lama Mendominasi Platform Streaming AS

Wibowo

Dua film lawas yang dibintangi oleh aktor kawakan Liam Neeson, "Taken" (2008) dan "Battleship" (2012), secara tak terduga kembali mendominasi daftar film terpopuler di platform streaming Amerika Serikat pada akhir pekan Juni 2026. Fenomena ini menegaskan kembali status Neeson sebagai bintang laga global, terlepas dari usia dan fakta bahwa kedua film tersebut sempat menuai penilaian beragam saat pertama kali dirilis di bioskop.

Film thriller aksi "Taken", yang telah menjadi ikon dalam genre-nya, mengalami lonjakan popularitas luar biasa setelah tersedia di Paramount+ pada 11 Juni 2026. Film ini berhasil menembus posisi kedelapan dalam daftar film yang paling banyak ditonton di platform tersebut. Sementara itu, film fiksi ilmiah "Battleship", yang dirilis pada tahun 2012, juga menunjukkan performa impresif. Satu bulan setelah penayangannya di Prime Video, film ini berhasil merangsek ke peringkat ketujuh dalam daftar 10 film teratas di Amerika Serikat.

Kebangkitan popularitas "Taken" dan "Battleship" di ranah digital ini membuktikan ketahanan daya tarik karya-karya Neeson. Meskipun usianya telah memasuki kepala tujuh, kemampuannya memerankan karakter-karakter tangguh dan penuh aksi tetap memikat para penonton. Fenomena ini juga menyoroti bagaimana platform streaming dapat memberikan kehidupan baru bagi film-film yang mungkin telah dilupakan oleh sebagian penonton, atau bahkan memberikan apresiasi lebih bagi film yang dulunya kurang diapresiasi secara komersial.

"Taken" sendiri merupakan film yang menandai titik balik karier Liam Neeson. Diproduksi dengan anggaran relatif kecil sekitar 25 juta dolar AS, film ini sukses besar secara komersial dengan meraup pendapatan global mencapai 226,8 juta dolar AS. Kesuksesan ini mengukuhkan Neeson sebagai bintang film laga di usia yang terbilang matang, menjelang usia 60 tahun. Waralaba "Taken" kemudian berkembang pesat, melahirkan dua sekuel, dan bahkan diadaptasi menjadi serial televisi prekuel yang tayang di stasiun NBC. Keseluruhan waralaba "Taken" telah menghasilkan pendapatan fantastis, mencapai total 929 juta dolar AS.

Salah satu elemen paling ikonik dari "Taken" adalah dialog legendaris yang diucapkan oleh karakter Bryan Mills, mantan agen pemerintah yang memiliki keahlian khusus. Dialog tersebut, yang kini telah meresap ke dalam budaya populer, berbunyi: "I don’t know who you are. I don’t know what you want. If you are looking for ransom, I can tell you I don’t have money. But what I do have are a very particular set of skills, skills I have acquired over a very long career. Skills that make me a nightmare for people like you. If you let my daughter go now, that’ll be the end of it. I will not look for you, I will not pursue you. But if you don’t, I will look for you, I will find you, and I will kill you." Kutipan ini menjadi simbol ketegasan dan kemampuan Bryan Mills dalam melindungi orang yang dicintainya.

Di sisi lain, meskipun "Taken" sangat disukai oleh penonton, terbukti dari skor audiens yang mencapai 85 persen di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, para kritikus film memberikan tinjauan yang lebih beragam. Peter Travers dari Rolling Stone, misalnya, menulis bahwa film ini menghibur selama kurang lebih 15 menit saat Neeson berperan sebagai "James Bond versi Ayah Berbahaya", namun kejutan tersebut cepat memudar. Ulasan serupa juga sempat dialami oleh film Neeson lainnya, "Battleship". Katey Rich dari CinemaBlend menggambarkan "Taken" sebagai film yang "kasar, keras, dan terkadang lambat, tetapi juga sangat menghibur."

Berbeda dengan kesuksesan finansial "Taken", "Battleship" justru tercatat sebagai salah satu kegagalan box office terbesar dalam sejarah perfilman. Dengan anggaran produksi yang membengkak antara 209 hingga 220 juta dolar AS, film yang diadaptasi dari permainan papan Hasbro ini hanya mampu meraup pendapatan global sekitar 303 juta dolar AS. Kerugian yang dialami oleh pihak Universal dan Hasbro diperkirakan mencapai 150 juta dolar AS. Namun, seperti banyak film lain yang kurang beruntung di bioskop, "Battleship" menemukan kembali relevansinya dan menarik perhatian penonton baru melalui kenyamanan akses di platform streaming digital.

Kembalinya film-film Liam Neeson ke puncak tangga popularitas streaming ini membuka diskusi menarik mengenai siklus hidup sebuah film. Ini menunjukkan bahwa kualitas cerita, penampilan aktor yang kuat, dan genre aksi yang tak lekang oleh waktu dapat terus memikat audiens lintas generasi, bahkan ketika film tersebut telah berusia lebih dari satu dekade. Kehadiran film-film ini di platform streaming tidak hanya memberikan hiburan bagi penonton lama, tetapi juga memperkenalkan kembali karya-karya Neeson kepada generasi penonton yang lebih muda, yang mungkin belum memiliki kesempatan menontonnya di masa lalu. Fenomena ini juga berpotensi mendorong platform streaming untuk terus menggali dan menawarkan kembali katalog film-film klasik yang memiliki daya tarik abadi.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All