Sunday, 16 August 2026
BREAKING
DUNIA

AS Desak Negara Sekutu Tentukan Sikap dalam Persaingan Teknologi Kecerdasan Buatan dengan Tiongkok

Oleh Heni Maulidya August 16, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Amerika Serikat secara tegas meminta negara-negara lain untuk memihak dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin memanas dengan Tiongkok. Instruksi ini muncul dalam sebuah draf surat yang beredar, mengindikasikan kekhawatiran Washington terhadap potensi risiko jika suatu negara memilih untuk terlibat dalam inisiatif AI dari kedua negara adidaya tersebut.

Inti dari surat tersebut adalah peringatan mengenai konsekuensi dari keanggotaan ganda dalam berbagai forum atau inisiatif yang berkaitan dengan pengembangan dan penerapan AI. Draf ini menekankan bahwa AS tidak ingin melihat sekutunya terbagi dalam komitmen teknologi, terutama di sektor krusial seperti AI yang memiliki implikasi keamanan nasional dan ekonomi yang signifikan.

Menurut sumber yang mengetahui isi draf tersebut, surat ini juga menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dan keamanan rantai pasok AI. Dengan mendorong negara-negara untuk memilih satu sisi, AS berupaya membangun ekosistem AI yang terpercaya dan terhindar dari potensi penyalahgunaan atau spionase teknologi oleh pihak lawan.

Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan nama negara mana pun yang menjadi target utama, imbauan ini dipandang sebagai langkah strategis AS untuk memperkuat posisinya dalam perlombaan teknologi global. Keberhasilan dalam mengamankan dukungan negara-negara lain akan memberikan keuntungan kompetitif bagi AS, baik dalam hal inovasi maupun dalam menetapkan standar global untuk AI.

Draf surat ini juga menyiratkan adanya kekhawatiran bahwa Tiongkok sedang giat memperluas pengaruhnya di bidang AI melalui berbagai program dan inisiatif. Dengan meminta negara lain untuk memilih kubu, AS berusaha mencegah Tiongkok mendapatkan akses yang tidak terkendali ke teknologi dan data yang dapat memperkuat kapabilitas AI mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp