Saturday, 15 August 2026
BREAKING
DUNIA

Banjir Bandang Jepang Picu Kekacauan, Ribuan Terlantar di Stasiun dan Bandara Akibat Hujan Terburuk

Oleh Heni Maulidya August 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Jepang tengah dilanda hujan deras terburuk dalam sejarahnya, memicu banjir hebat di berbagai wilayah dan menyebabkan ribuan orang terlantar di stasiun kereta api serta bandara. Kondisi darurat ini memaksa otoritas setempat untuk mengambil langkah-langkah mitigasi dan evakuasi demi keselamatan warga.

Hujan lebat yang mengguyur Jepang sejak Kamis (13/10/2022) dilaporkan telah memecahkan rekor curah hujan di sejumlah daerah. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat intensitas hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan beberapa wilayah menerima curah hujan hingga 300 milimeter dalam 24 jam.

Akibat curah hujan ekstrem ini, terjadi banjir bandang di berbagai kota, merendam rumah-rumah warga dan melumpuhkan infrastruktur transportasi. Ribuan penumpang terpaksa menginap di stasiun kereta api dan bandara karena seluruh jadwal keberangkatan dibatalkan akibat genangan air dan kerusakan jalur.

Salah satu lokasi yang terdampak parah adalah Stasiun Tokyo, di mana ratusan penumpang dilaporkan tertahan semalam. Keterbatasan fasilitas dan minimnya informasi membuat situasi semakin mencekam. “Kami tidak tahu sampai kapan harus menunggu di sini. Semua kereta berhenti total,” ujar seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya.

Bandara Narita dan Haneda juga mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan yang signifikan. Para penumpang yang seharusnya sudah berangkat kini terpaksa mencari tempat berlindung sementara di terminal bandara, dengan fasilitas yang terbatas.

Pemerintah Jepang melalui Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana telah mengeluarkan peringatan darurat di beberapa prefektur, termasuk Tokyo, Kanagawa, Shizuoka, dan Chiba. Tim penyelamat dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak banjir dan melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.

JMA memperingatkan bahwa hujan lebat masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah hingga akhir pekan. Warga diimbau untuk tetap waspada, memantau informasi cuaca, dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp