Presiden terpilih Prabowo Subianto mengonfirmasi rencana ambisius Indonesia untuk memproduksi mobil nasional berbasis listrik. Proyek ini tengah dalam tahap persiapan intensif dan diharapkan mampu memasuki fase produksi besar-besaran pada tahun 2028.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Selasa (11/6/2024), Prabowo Subianto memaparkan bahwa pengembangan mobil listrik nasional ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk kemandirian industri otomotif dalam negeri. Beliau menekankan bahwa konsep mobil nasional ini telah lama didiskusikan dan kini berada di jalur yang tepat untuk diwujudkan.
βKita sudah punya mobil nasional. Mobil nasional kita itu listrik. Saya sudah bicara dengan pakar-pakarnya. Kita siapkan,β ujar Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Prabowo Subianto memproyeksikan bahwa mobil listrik nasional ini akan siap untuk diproduksi secara massal pada tahun 2028. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi, rantai pasok komponen, hingga kapasitas produksi. Beliau optimis bahwa proyek ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing industri.
Meskipun detail teknis dan nama spesifik proyek mobil listrik nasional ini belum diungkapkan secara rinci, pernyataan Prabowo Subianto memberikan gambaran jelas mengenai komitmen pemerintah mendatang untuk mendorong elektrifikasi di sektor otomotif. Beliau juga mengisyaratkan adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para ahli dan pelaku industri, untuk memastikan keberhasilan proyek ini.
βKita akan produksi besar-besaran tahun 2028. Kita siapkan,β tegas Prabowo Subianto, menggarisbawahi target waktu yang telah ditetapkan. Pernyataan ini disambut baik oleh berbagai kalangan yang melihatnya sebagai langkah strategis dalam menghadapi tren global kendaraan ramah lingkungan dan mewujudkan Indonesia sebagai pemain utama di industri otomotif masa depan.
