Pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, angkat bicara mengenai ketidakhadiran kliennya dalam sidang mediasi gugatan hak asuh anak yang seharusnya digelar pada 12 Agustus lalu. Sidang tersebut merupakan bagian dari proses hukum yang melibatkan Ruben Onsu terkait dengan hak asuh anak-anaknya.
Menurut Minola Sebayang, absennya Ruben Onsu dari sidang mediasi bukanlah bentuk ketidakpedulian terhadap proses hukum. Ia menjelaskan bahwa ketidakhadiran Ruben Onsu dikarenakan adanya agenda pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan. “Memang ada sesuatu hal yang memang harus dikerjakan oleh klien saya, dan tidak bisa ditinggalkan,” ujar Minola Sebayang kepada awak media.
Meskipun tidak dapat hadir secara langsung, Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu tetap berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan hak asuh anak ini. Ia menambahkan bahwa Ruben Onsu telah memberikan kuasa penuh kepada tim pengacaranya untuk mewakili kehadirannya dalam setiap tahapan persidangan. Hal ini menunjukkan bahwa Ruben Onsu serius dalam menanggapi gugatan yang sedang berjalan.
Sidang mediasi sendiri merupakan upaya hukum untuk mencari titik temu antara pihak-pihak yang bersengketa sebelum berlanjut ke pokok perkara. Kehadiran kedua belah pihak, atau setidaknya perwakilan yang sah, sangat diharapkan dalam proses ini untuk mencapai solusi damai. Namun, dalam kasus ini, agenda pekerjaan Ruben Onsu menjadi alasan utama ketidakhadirannya.
Minola Sebayang juga menyatakan bahwa mereka akan segera menjadwalkan ulang sidang mediasi tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak pengadilan dan pihak terkait lainnya untuk menemukan jadwal yang sesuai. “Kita akan jadwalkan ulang lagi,” ucap Minola Sebayang. Pengacara tersebut berharap pada sidang mediasi berikutnya, Ruben Onsu dapat hadir untuk berdialog langsung dan mencari penyelesaian terbaik demi kepentingan anak-anaknya.
