KAHMI Majalengka Siapkan Musda III: Momentum Regenerasi dan Penguatan Peran Alumni untuk Daerah

Emanuel

Majalengka akan menjadi tuan rumah Musyawarah Daerah (Musda) III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Majalengka pada Sabtu, 27 Juni 2026. Acara lima tahunan ini tidak hanya menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk pergantian kepemimpinan, tetapi juga dirancang sebagai momentum strategis untuk memperkuat kontribusi para alumni HMI dalam pembangunan daerah.

Musda III yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Nyai Rambut Kasih, Majalengka, diprediksi akan dihadiri oleh ratusan alumni HMI dari berbagai angkatan. Selain itu, acara ini juga akan dihadiri oleh pengurus KAHMI Provinsi Jawa Barat, akademisi, birokrat, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap kemajuan Kabupaten Majalengka.

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar Presidium Majelis Daerah KAHMI Majalengka, dijadwalkan akan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Kehadirannya bersama jajaran pengurus KAHMI Provinsi Jawa Barat menegaskan sinergi dan dukungan pemerintah daerah terhadap peran aktif organisasi alumni dalam pembangunan.

Ketua Steering Committee Musda III KAHMI Majalengka, Jejep Falahul Alam, menjelaskan bahwa Musda bukan sekadar ajang pemilihan pengurus baru. Forum ini merupakan ruang krusial untuk konsolidasi pemikiran dan perumusan arah organisasi ke depan, khususnya dalam merancang program-program strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Majalengka.

"Musda bukan hanya memilih presidium baru. Forum ini menjadi momentum untuk merumuskan program-program strategis agar KAHMI semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan Kabupaten Majalengka," ujar Jejep Falahul Alam pada Minggu, 21 Juni 2026.

Ia menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang mampu melahirkan alumni yang adaptif terhadap tantangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan Himpunan Mahasiswa Islam sebagai fondasi utama organisasi. Jejep menambahkan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni seperti KAHMI.

Potensi KAHMI sebagai wadah kolaborasi gagasan dan pengalaman para alumni dinilai sangat besar. Anggota KAHMI tersebar di berbagai profesi dan disiplin ilmu, mulai dari akademisi, birokrat, pengusaha, praktisi hukum, tenaga kesehatan, tokoh agama, hingga aktivis sosial. Keberagaman latar belakang ini memungkinkan KAHMI untuk memberikan kontribusi yang signifikan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing anggotanya.

"KAHMI memiliki potensi besar sebagai ruang kolaborasi gagasan dan pengalaman para alumni. Banyak anggota kami yang kini berkiprah sebagai akademisi, birokrat, pengusaha, praktisi hukum, tenaga kesehatan, tokoh agama, hingga aktivis sosial yang dapat berkontribusi sesuai bidang keahliannya," jelas Jejep.

Oleh karena itu, Musda III diharapkan dapat menghasilkan program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memperkuat sinergi antara KAHMI dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Sinergi ini menjadi kunci untuk akselerasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Majalengka.

Selain agenda utama pemilihan Presidium Majelis Daerah KAHMI Majalengka periode berikutnya, Musda III juga akan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya. Forum ini juga akan menjadi ajang penetapan program kerja lima tahunan dan perumusan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pedoman bagi organisasi dalam menjalankan peran dan fungsinya.

Jejep Falahul Alam juga menyoroti pentingnya penguatan konsolidasi organisasi sebagai agenda krusial. Penguatan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antaralumni lintas generasi, sehingga KAHMI tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat pengembangan pemikiran yang mampu menghadirkan solusi inovatif atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Musda III KAHMI Majalengka ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah organisasi, menegaskan kembali komitmen para alumni HMI untuk terus berkontribusi aktif dalam membangun Majalengka yang lebih baik, berdaya saing, dan sejahtera. Regenerasi kepemimpinan yang sehat dan program kerja yang adaptif akan menjadi kunci keberhasilan KAHMI dalam menghadapi tantangan masa depan dan mewujudkan visi pembangunannya.

Acara ini juga mencerminkan semangat kolaborasi yang semakin menguat di kalangan alumni, yang siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Keberagaman keahlian dan pengalaman yang dimiliki oleh anggota KAHMI menjadi aset berharga yang dapat dimanfaatkan secara optimal demi kemajuan Kabupaten Majalengka.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All