Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
DUNIA

Wakil Presiden Filipina Sara Duterte Didakwa Terkait Dugaan Ancaman Pembunuhan Presiden Marcos Jr.

Oleh Heni Maulidya August 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Wakil Presiden Filipina Sara Duterte menghadapi tuntutan pidana terkait dugaan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. Tuntutan ini diajukan menyusul serangkaian investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Menurut laporan, Sara Duterte diduga melontarkan ancaman tersebut dalam sebuah percakapan yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Detail spesifik mengenai waktu dan lokasi ancaman tersebut belum sepenuhnya terungkap ke publik, namun investigasi telah berjalan sejak beberapa waktu lalu.

Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Jenderal Benjamin Acorda Jr., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima dan memproses laporan tersebut. Ia menyatakan, “Kami telah menerima laporan dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti yang cukup.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa proses hukum terhadap Wakil Presiden Duterte akan terus berlanjut.

Dugaan ancaman ini muncul di tengah dinamika politik Filipina yang kompleks. Hubungan antara Sara Duterte dan Presiden Marcos Jr. belakangan ini dikabarkan mengalami ketegangan. Meskipun demikian, Sara Duterte sendiri belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Pihak istana kepresidenan juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perkembangan kasus ini.

Kasus ini berpotensi menimbulkan implikasi politik yang signifikan bagi stabilitas pemerintahan Filipina. Tuntutan terhadap seorang pejabat tinggi seperti Wakil Presiden merupakan peristiwa langka dan akan menjadi perhatian publik, baik di dalam maupun luar negeri. Proses hukum selanjutnya akan menentukan nasib Sara Duterte dan dampaknya terhadap lanskap politik Filipina.

Bagikan: Facebook X WhatsApp