AC Milan dilaporkan selangkah lebih dekat untuk mengamankan tanda tangan gelandang bertahan Sporting CP, Morten Hjulmand. Negosiasi intensif dilaporkan telah berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, menunjukkan keseriusan klub raksasa Italia itu untuk memperkuat lini tengah mereka di bawah komando pelatih baru. Pemain asal Denmark berusia 26 tahun ini bahkan dikabarkan telah mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan setimnya di klub Portugal tersebut, menandakan hampir rampungnya proses transfer sebelum dimulainya agenda pramusim.
Kedatangan Hjulmand diharapkan menjadi angin segar bagi AC Milan, yang tengah berupaya membangun kembali kekuatan timnya. Pelatih anyar Rossoneri, Ruben Amorim, disebut-sebut menempatkan Hjulmand sebagai prioritas utama dalam daftar belanjanya. Filosofi permainan Amorim yang mengandalkan tekanan tinggi dan transisi cepat sangat cocok dengan gaya bermain Hjulmand. Pemain ini dikenal memiliki kemampuan mumpuni dalam merebut bola, menjadikannya kandidat ideal untuk mengisi peran jangkar atau regista di lini tengah dalam skema taktik 3-4-2-1 yang kemungkinan akan diterapkan Amorim.
Hubungan dekat antara Amorim dan Hjulmand yang pernah bekerja sama di Sporting CP menjadi faktor kunci yang memperlancar proses negosiasi. Hjulmand sangat memahami instruksi dan filosofi permainan yang diusung Amorim, sehingga adaptasinya di San Siro diprediksi akan berjalan mulus. Kemampuannya sebagai gelandang bertahan yang solid dan cerdas dalam membaca permainan menjadikannya aset berharga untuk menstabilkan lini tengah AC Milan yang seringkali menjadi sorotan musim lalu.
Sumber terpercaya dari Portugal menyebutkan bahwa Sporting CP menunjukkan sikap lebih lunak terkait harga transfer kapten mereka ini. Hal ini tak lepas dari adanya kesepakatan informal yang terjalin pada musim panas tahun sebelumnya. Perjanjian tersebut memungkinkan Hjulmand untuk hengkang pada bursa transfer musim panas 2026 dengan banderol yang lebih terjangkau. Meskipun klausul rilis dalam kontrak aslinya terbilang fantastis, mencapai 80 juta euro atau setara dengan Rp1,4 triliun, klub berjuluk "Leões" itu kini bersedia membuka pintu negosiasi untuk tawaran yang jauh di bawah angka tersebut.
Awalnya, Sporting CP mematok harga preferensial sebesar 45 juta euro atau sekitar Rp920,3 miliar. Namun, perkembangan terbaru mengindikasikan bahwa angka tersebut masih bisa digoyang lebih lanjut. AC Milan kini memiliki peluang besar untuk mengamankan tanda tangan Hjulmand dengan nilai transfer yang diperkirakan berada di kisaran 35 hingga 40 juta euro, atau setara dengan Rp612,5 miliar hingga Rp700 miliar. Angka ini tentu jauh lebih realistis bagi keuangan klub yang tengah berupaya menyeimbangkan neraca finansial.
Meskipun demikian, nominal transfer tersebut tetap menjadi tantangan finansial yang tidak ringan bagi manajemen AC Milan. Ketiadaan suntikan dana segar dari partisipasi di kompetisi Liga Champions musim depan menjadi salah satu kendala utama. Absennya Milan dari kancah Eropa paling prestisius ini membuat manuver di bursa transfer harus dilakukan dengan lebih hati-hati dan strategis.
Sebagai langkah antisipasi terhadap keterbatasan anggaran yang ada, manajemen AC Milan dikabarkan mulai menjajaki opsi alternatif yang lebih terjangkau dari liga domestik. Salah satu nama yang muncul ke permukaan adalah gelandang muda Torino, Samuele Ricci. Pemain berusia 22 tahun ini dinilai memiliki keunggulan tersendiri karena sudah sangat memahami kultur kompetisi Serie A Italia. Pengalaman dan jam terbangnya di liga Italia bisa menjadi nilai tambah bagi AC Milan jika diperlukan.
Keputusan AC Milan untuk merekrut Morten Hjulmand tidak hanya didasari oleh kebutuhan taktikal semata, tetapi juga strategi jangka panjang klub. Kehadiran pemain muda dengan potensi besar dan mental juara seperti Hjulmand diharapkan dapat menjadi pilar utama tim di masa depan. Kemampuannya dalam memimpin dan memberikan contoh positif di lapangan juga menjadi pertimbangan penting.
Proses negosiasi yang sedang berlangsung menunjukkan betapa pentingnya posisi gelandang bertahan bagi AC Milan di bawah era Ruben Amorim. Amorim, yang dikenal sebagai pelatih progresif dan inovatif, membutuhkan pemain yang dapat mengeksekusi strateginya dengan sempurna. Hjulmand, dengan rekam jejaknya yang impresif di Sporting CP dan tim nasional Denmark, dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memenuhi ekspektasi tersebut.
Pertarungan di bursa transfer musim panas ini diprediksi akan semakin menarik dengan keterlibatan klub-klub besar Eropa lainnya yang mungkin juga mengincar pemain incaran AC Milan. Namun, dengan adanya kesepakatan informal dan keinginan kuat dari kedua belah pihak, peluang AC Milan untuk segera meresmikan transfer Morten Hjulmand terlihat semakin besar. Para penggemar Rossoneri tentu berharap kepindahan ini dapat segera terwujud dan membawa dampak positif bagi performa tim di musim mendatang. Perkembangan lebih lanjut mengenai saga transfer ini akan terus dilaporkan seiring dengan informasi yang beredar.











