Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
DUNIA

Tiga Dekade Berlalu, Mantan Anggota Geng Hadapi Pengadilan Kasus Pembunuhan Tupac Shakur

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tiga dekade telah berlalu sejak rapper legendaris Tupac Shakur tewas secara tragis, dan kini, sebuah perkembangan signifikan muncul dalam misteri yang menyelimuti kematiannya. Seorang mantan anggota geng, Duane “Keffe D” Davis, akan menghadapi persidangan terkait kasus pembunuhan yang terjadi pada 7 September 1996 di Las Vegas.

Davis, yang telah lama menjadi sosok sentral dalam spekulasi seputar pembunuhan Tupac, akhirnya ditangkap di Henderson, Nevada, pada Jumat (29/9/2023). Jaksa penuntut kini siap membawa kasus ini ke pengadilan, menandai babak baru dalam upaya mengungkap kebenaran di balik salah satu pembunuhan paling ikonik dalam sejarah musik.

Selama bertahun-tahun, nama Duane “Keffe D” Davis kerap disebut-sebut terkait dengan insiden penembakan yang merenggut nyawa Tupac Shakur. Ia sendiri tidak pernah menyangkal keterlibatannya dalam peristiwa tersebut, bahkan dalam berbagai wawancara dan memoarnya yang berjudul “Concrete Rose”. Davis mengklaim bahwa ia berada di dalam mobil yang sama dengan pelaku penembakan dan memiliki pengetahuan mendalam mengenai kronologi kejadian.

Dalam memoarnya, Davis mengungkapkan bahwa ia dan keponakannya, Orlando “Baby Lane” Anderson, serta dua anggota Southside Compton Crips lainnya, berada di dalam Cadillac yang melaju di samping mobil Tupac di Las Vegas Boulevard. Ia juga mengaku telah memberikan pistol kepada keponakannya sebelum penembakan terjadi. Pernyataan-pernyataan ini, yang sebelumnya hanya bersifat pengakuan tidak resmi, kini berpotensi menjadi dasar tuntutan hukum.

Penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan yang kembali diaktifkan oleh Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas. Kejaksaan Agung Nevada mengonfirmasi bahwa Davis didakwa dengan pembunuhan menggunakan senjata mematikan dengan niat jahat, terkait dengan kematian Tupac Shakur. Ini adalah kali pertama seorang individu secara resmi didakwa atas kejahatan yang dilakukan 30 tahun lalu.

Reputasi Tupac Shakur justru semakin meroket setelah kematiannya. Warisannya sebagai salah satu rapper paling berpengaruh sepanjang masa terus hidup melalui musiknya yang abadi dan pengaruh budayanya yang mendalam. Kasus pembunuhannya yang tak terpecahkan selama bertahun-tahun telah menjadi subjek spekulasi, teori konspirasi, dan berbagai karya dokumenter. Kini, dengan dimulainya proses pengadilan terhadap Duane “Keffe D” Davis, harapan untuk mendapatkan keadilan bagi Tupac Shakur dan keluarganya semakin terbuka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp