Monday, 10 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Fabio Quartararo Kena Penalti 16 Detik Akibat Pelanggaran Tekanan Ban di MotoGP Silverstone

Oleh Emanuel August 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Fabio Quartararo, pembalap tim Monster Energy Yamaha, harus menelan pil pahit pasca-balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu (6/8/2023). Ia dijatuhi sanksi penalti waktu 16 detik karena pelanggaran teknis terkait batas minimum tekanan ban yang ditetapkan oleh regulasi MotoGP. Akibatnya, Quartararo kehilangan poin penting yang seharusnya bisa diraihnya dalam seri tersebut.

Sanksi ini diberikan setelah tim Yamaha terbukti melanggar aturan mengenai tekanan ban pada motor YZR-M1 yang ditunggangi Quartararo. Regulasi MotoGP menetapkan ambang batas minimum tekanan ban yang harus dipatuhi demi keselamatan dan keadilan kompetisi. Pelanggaran terhadap aturan ini, sekecil apapun, dapat berujung pada konsekuensi.

Dalam pernyataan resminya, FIM Stewards mengumumkan keputusan tersebut. Dinyatakan bahwa Fabio Quartararo tidak memenuhi syarat minimum tekanan ban belakang yang telah ditentukan. Pelanggaran ini terdeteksi pada tiga momen berbeda selama balapan, yang semakin memperkuat keputusan pemberian sanksi.

Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, mengakui adanya masalah ini. Ia menjelaskan bahwa kesalahan terjadi karena timnya tidak menyetel sensor ban dengan benar. “Kami membuat kesalahan, kami harus mengakuinya. Sensor ban kami tidak diatur dengan benar dan itu yang menyebabkan masalah,” ujar Meregalli.

Lebih lanjut, Meregalli mengungkapkan bahwa kesalahan tersebut berasal dari data yang diterima timnya. “Ada data yang sampai ke kami, dan dari data itu kami tidak menyadari bahwa kami sudah keluar dari batas,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa situasi ini bukanlah kesengajaan, melainkan murni kekeliruan dalam pengaturan teknis.

Akibat penalti 16 detik tersebut, posisi finis Quartararo di MotoGP Inggris mengalami perubahan signifikan. Ia yang awalnya finis di posisi kesembilan, kini harus turun ke peringkat yang jauh di bawahnya, kehilangan delapan poin yang seharusnya ia dapatkan. Total poinnya pun terpengaruh, berpotensi memengaruhi posisinya dalam klasemen sementara MotoGP 2023.

Insiden ini menjadi sorotan, mengingat betapa ketatnya persaingan di MotoGP. Pelanggaran sekecil apa pun, terutama yang berkaitan dengan aspek teknis, dapat memiliki dampak besar pada hasil balapan dan klasemen keseluruhan. Tim Yamaha kini harus melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan kesalahan serupa tidak terulang di seri-seri berikutnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp