Singapore Open 2026: PV Sindhu dan Lakshya Sen Pimpin Ambisi Kebangkitan Skuad Bulu Tangkis India

Wibowo

Singapore, 26 Mei 2026 – Arena bulu tangkis dunia kembali bergeliat dengan dimulainya Singapore Open 2026, turnamen Super 750 dengan total hadiah 1.000.000 USD yang resmi dibuka hari ini. Ajang bergengsi ini menjadi panggung krusial bagi para pebulu tangkis India, terutama dua bintang tunggal mereka, Pusarla Venkata Sindhu dan Lakshya Sen, untuk bangkit dari performa yang kurang konsisten dan mengakhiri masa paceklik gelar yang telah dirasakan cukup lama.

Dipandu oleh Sindhu dan Sen, kontingen India yang datang dengan skuad besar memiliki misi ganda: mengembalikan ritme permainan terbaik mereka dan membuktikan diri sebagai penantang serius di kancah internasional. Singapore Open yang terkenal dengan persaingan ketat ini menjadi ujian ideal untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka menghadapi kompetisi elite.

Lakshya Sen, juara Commonwealth Games yang masih memegang predikat sebagai salah satu pemain tunggal putra terbaik India, bertekad menampilkan respons kuat di Singapura. Performa Sen belakangan ini memang menunjukkan tantangan, terbukti dari tersingkirnya ia di babak awal turnamen pekan lalu. Namun, Sen memiliki rekam jejak impresif yang patut diperhitungkan. Kemenangan di Australian Open November lalu dan status runner-up All England beberapa waktu sebelumnya menunjukkan kapasitasnya untuk bersaing di level tertinggi, meski sempat nyaris meraih gelar mayor lainnya.

Di sektor tunggal putri, PV Sindhu menjadi harapan utama India. Pemain peraih medali Olimpiade ini akan mengawali kiprahnya menghadapi unggulan kelima dari Indonesia, Putri Kusuma Wardani. Perjalanan Sindhu di awal musim 2026 diwarnai oleh pencapaian perempat final di Thailand Open, namun cedera yang sempat menghampirinya di tahun 2025 tampaknya masih meninggalkan jejak, memengaruhi ritme dan membuatnya kerap tersingkir lebih awal di berbagai turnamen BWF. Singapore Open menjadi kesempatan emas baginya untuk menemukan kembali momentum kejayaan.

Selain dua bintang senior tersebut, talenta muda India, Ayush Shetty, juga membawa angin segar dengan performa impresifnya belakangan ini. Shetty berhasil menjadi runner-up di Kejuaraan Asia musim ini dan turut berkontribusi membawa India meraih medali perunggu di Piala Thomas. Di Singapura, ia akan menghadapi lawan tangguh di babak awal, yaitu Victor Lai dari Kanada, yang merupakan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia tahun lalu di nomor tunggal putra.

Perhatian juga tertuju pada dua veteran berpengalaman India, Kidambi Srikanth dan H.S. Prannoy. Keduanya yang kini berusia 33 tahun, sama-sama mengincar kestabilan hasil. Srikanth, mantan peringkat 1 dunia, akan menghadapi tantangan dari Loh Kean Yew, juara dunia 2021 dan favorit publik tuan rumah. Meski demikian, Srikanth memiliki modal positif setelah berhasil mengalahkan Loh Kean Yew di Thailand Open sebelumnya.

Sementara itu, Prannoy dihadapkan pada ujian berat di laga pembuka melawan unggulan kelima asal Indonesia, Jonatan Christie. Meskipun demikian, Prannoy telah membuktikan diri sebagai pemain yang mampu tampil menekan di laga-laga penting, terbukti dari raihan medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2023 dan Asian Games 2023, yang mengukuhkan statusnya sebagai pemain besar.

Tak hanya di sektor tunggal, skuad ganda putra India juga menorehkan ekspektasi tinggi. Pasangan ganda putra nomor empat dunia, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, akan kembali beraksi. Mereka baru saja mencapai final Thailand Open Super 500 dan akan menghadapi duet Amerika Serikat, Chen Zhi Yi dan Presley Smith. Di sisi lain, Hariharan Amsakarunan dan M.R. Arjun akan berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Jepang, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi.

Di nomor ganda putri, India juga menurunkan beberapa pasangan potensial. Kavipriya Selvam dan Simran Singhi akan berhadapan dengan wakil Spanyol, Paula Lopez dan Lucia Rodriguez. Rutaparna dan Swetaparna Panda akan menjajal kekuatan Phattharin Aiamvareesrisakul dan Sarisa Janpeng dari Thailand. Sementara itu, Ashwini Bhat K. dan Shikha Gautam akan menghadapi Chang Ching Hui dan Yang Ching Tun dari Chinese Taipei.

Di sektor tunggal putri muda, Unnati Hooda akan memasuki arena sebagai pemain peringkat 22 dunia. Ia membawa kepercayaan diri setelah menjuarai Polish Open awal tahun ini. Unnati akan menghadapi tantangan dari unggulan kedelapan, Tomoka Miyazaki dari Jepang, yang merupakan mantan juara dunia junior. Malvika Bansod juga kembali berkompetisi setelah pulih dari cedera ACL dan akan bertemu Lin Hsiang Ti.

Singapore Open 2026 yang berlangsung hingga tanggal 1 Juni 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga sebuah tolok ukur penting bagi para pemain India dalam menghadapi turnamen-turnamen besar lainnya di paruh kedua musim 2026, termasuk persiapan menuju ajang prestisius lainnya. Dengan persaingan yang semakin ketat, para pemain India dituntut untuk menampilkan performa terbaik mereka, membuktikan bahwa mereka siap untuk kembali bersaing di papan atas bulu tangkis dunia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All