Sunday, 9 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

FIFA Angkat Bicara: Presiden Infantino Hadapi Upaya Pelemahan Pasca Rencana Saham Piala Dunia

Oleh Emanuel August 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengeluarkan kecaman keras terhadap berbagai upaya yang dinilai bertujuan untuk melemahkan posisi Presiden Gianni Infantino. Desakan agar Infantino mundur muncul pasca mencuatnya rencana penjualan saham Piala Dunia, sebuah manuver yang memicu gejolak di internal organisasi.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menegaskan komitmennya untuk melindungi integritas institusi dan kepemimpinan yang sah. Organisasi sepak bola dunia ini melihat adanya gelombang penolakan dan kritik yang diarahkan kepada Infantino sebagai bagian dari strategi yang lebih besar untuk menggerogoti otoritasnya. Sumber-sumber internal menyebutkan bahwa rencana penjualan saham Piala Dunia, yang belum diungkapkan secara detail kepada publik, menjadi titik picu utama ketegangan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang terpilih pada Februari 2016 dan kemudian terpilih kembali pada Juni 2019, menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri. Ia berargumen bahwa upaya pelemahan ini tidak berdasar dan justru mengancam stabilitas serta kemajuan yang telah dicapai di bawah kepemimpinannya. Infantino secara konsisten menyatakan bahwa fokusnya adalah pada pengembangan sepak bola global dan memastikan turnamen terbesar dunia, Piala Dunia, berjalan sukses.

Meskipun detail spesifik mengenai ‘upaya melemahkan’ tersebut tidak dirinci lebih lanjut dalam pernyataan FIFA, namun isu penjualan saham Piala Dunia menjadi sorotan utama. Rencana ini diduga melibatkan pihak ketiga yang berpotensi mendapatkan keuntungan finansial signifikan dari aset paling berharga yang dimiliki FIFA. Para kritikus khawatir langkah ini dapat mengkomersialkan turnamen secara berlebihan dan mengabaikan kepentingan jangka panjang sepak bola.

Menanggapi situasi ini, FIFA menekankan bahwa segala keputusan strategis yang diambil harus melalui proses yang transparan dan sesuai dengan aturan organisasi. Badan sepak bola dunia ini berjanji akan terus mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dan melindungi aset serta masa depan olahraga ini. Kecaman FIFA ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk intervensi yang dapat merusak citra dan operasional organisasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp