Sunday, 9 August 2026
BREAKING
MOTOGP

Start Buruk Jadi Biang Kerok Aprilia Gagal Sapu Bersih Podium Sprint MotoGP Silverstone

Oleh Wibowo August 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Rider Aprilia, Raul Fernandez, menilai start yang buruk menjadi penyebab utama kegagalan timnya meraih hasil maksimal di balapan sprint MotoGP Silverstone. Insiden yang dialaminya di Sirkuit Silverstone turut memperparah situasi, meski ia juga mengakui adanya masalah teknis yang dihadapi.

Awalnya, Aprilia menunjukkan performa impresif dengan mendominasi sesi latihan bebas dan kualifikasi. Namun, di race sprint yang digelar Sabtu (5/8/2023), dominasi tersebut sirna. Maverick Vinales, yang memulai dari pole position, hanya mampu finis di posisi kelima. Alex Espargaro dan Raul Fernandez mengalami insiden yang membuat mereka tidak dapat melanjutkan balapan, sementara Lorenzo Savadori finis di urutan ke-12.

Raul Fernandez secara terbuka mengakui kesalahannya dalam insiden tersebut. “Saya pikir itu adalah kesalahan saya sepenuhnya,” ujar Fernandez, seperti dikutip dari Crash.net. Ia menjelaskan bahwa dirinya terlalu agresif di lap-lap awal demi mengejar ketertinggalan akibat start yang buruk. “Saya mencoba untuk memulihkan posisi yang hilang sejak awal, yang merupakan kesalahan besar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fernandez juga mengungkapkan bahwa ia tidak hanya berjuang melawan kesalahan start, tetapi juga menghadapi kendala teknis pada motornya. “Motor ini tidak bekerja dengan baik dalam kondisi tertentu,” katanya, tanpa merinci lebih lanjut jenis masalah yang dialaminya. Ia menambahkan, “Kami memiliki masalah dengan cengkeraman di bagian belakang, dan saya tidak bisa mengerem dengan baik.”

Kegagalan Aprilia meraih podium di Silverstone menjadi pukulan telak. Sebelumnya, tim pabrikan Italia tersebut diprediksi kuat akan mendominasi, bahkan berpeluang mencatat sejarah dengan finis 1-2-3-4. Namun, kombinasi start yang kurang optimal, insiden pembalap, dan masalah teknis membuat mimpi tersebut harus tertunda.

Meski demikian, Raul Fernandez tetap optimistis. Ia yakin bahwa timnya dapat belajar dari pengalaman di Silverstone dan kembali tampil kompetitif di seri-seri berikutnya. “Kami tahu kami memiliki motor yang cepat, dan kami akan terus bekerja keras untuk menemukan solusi,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp