Saturday, 8 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Penyakit Kolesterol Genetik Lebih Tinggi pada Populasi Asia Selatan, Risiko Kardiovaskular Meningkat

Oleh Rini Widiyarti August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa prevalensi hiperkolesterolemia familial heterozigot (HeFH), atau penyakit kolesterol genetik, diperkirakan tujuh kali lebih tinggi pada populasi Asia Selatan dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya pada populasi global secara umum. Temuan ini dipaparkan dalam sebuah presentasi yang disampaikan di American Society for Preventive Cardiology Congress on CVD Prevention.

Peningkatan risiko yang signifikan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran dan skrining dini di kalangan komunitas Asia Selatan. Hiperkolesterolemia familial merupakan kondisi genetik yang menyebabkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang sangat tinggi sejak lahir, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Lebih lanjut, presentasi tersebut menyoroti bahwa individu Asia Selatan yang menderita HeFH memiliki risiko hingga dua kali lipat lebih besar untuk mengalami kejadian kardiovaskular buruk utama (major adverse CV events). Ini mencakup berbagai kondisi serius seperti penyakit kardiovaskular aterosklerotik yang terjadi sebelum waktunya, kematian akibat penyakit kardiovaskular, dan kematian akibat sebab apa pun.

Angka-angka ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai beban penyakit HeFH pada populasi Asia Selatan dan urgensi untuk mengembangkan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Pemahaman mendalam tentang prevalensi dan dampaknya sangat krusial bagi para profesional kesehatan dalam memberikan perawatan yang tepat sasaran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp