Saturday, 8 August 2026
BREAKING
BERITA

Sinergi SKK Migas, PHR, dan Polda Riau Perkuat Pengamanan Aset Hulu Migas

Oleh Emanuel August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Jakarta – Upaya penguatan sinergi antarlembaga untuk melindungi aset negara di sektor hulu migas terus digalakkan. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan operasi hulu migas.

FGD yang diselenggarakan pada 20-21 Mei 2024 di Pekanbaru ini merupakan wadah strategis untuk membahas berbagai tantangan dan solusi terkait pengamanan aset negara. Diskusi mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan merumuskan langkah-langkah preventif serta represif yang efektif. Kehadiran perwakilan dari SKK Migas, PHR, dan Polda Riau menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas dan keamanan objek vital nasional.

Dalam sambutannya, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, menegaskan pentingnya sinergi ini. “Kami bersyukur dapat bersinergi dengan PHR dan Polda Riau untuk fokus pada pengamanan aset negara. Keberhasilan industri hulu migas sangat bergantung pada lingkungan yang aman dan kondusif, terutama di wilayah operasi yang luas dan kompleks,” ujar Dwi Soetjipto. Ia menambahkan bahwa FGD ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama, menyamakan persepsi, dan menyusun strategi perlindungan aset yang terintegrasi.

Direktur Utama PHR, Chalid Said Salim, turut menggarisbawahi signifikansi kolaborasi ini. “PHR sebagai operator Blok Rokan berkomitmen penuh untuk menjaga aset negara. Melalui FGD ini, kami berharap dapat meningkatkan efektivitas pengamanan, termasuk pencegahan potensi gangguan dan kerugian terhadap fasilitas serta lingkungan operasi migas,” jelas Chalid Said Salim. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Polda Riau sangat krusial dalam menjaga stabilitas dan kelancaran produksi migas nasional.

FGD tersebut secara spesifik membahas berbagai aspek, mulai dari peningkatan patroli keamanan, penanganan tindak pidana terkait migas, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengawasan aset. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol. Mohammad Iqbal, menyatakan kesiapan Polda Riau untuk memberikan dukungan penuh. “Polda Riau siap bersinergi dan mendukung penuh upaya pengamanan aset negara. Kami akan terus berkoordinasi dengan SKK Migas dan PHR untuk memastikan seluruh objek vital nasional di wilayah Riau aman dari segala bentuk ancaman,” tegas Irjen Pol. Mohammad Iqbal. Ia juga menekankan pentingnya pertukaran informasi yang cepat dan akurat antarinstansi untuk merespons setiap potensi masalah dengan sigap.

Melalui penguatan sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sistem pengamanan aset negara yang lebih kokoh, efektif, dan terintegrasi, yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas bumi nasional serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp