Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengusulkan penerapan pajak tahunan bagi kendaraan listrik. Kebijakan ini diajukan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru bagi Provinsi DKI Jakarta di masa mendatang.
Usulan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, pada Rabu (5/6/2024). Menurutnya, potensi pendapatan dari pajak kendaraan listrik ini cukup signifikan mengingat tren elektrifikasi kendaraan yang terus meningkat di Ibu Kota.
Khoirudin menjelaskan bahwa pengenaan pajak ini bertujuan untuk menyeimbangkan kontribusi antara kendaraan konvensional yang sudah dikenakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan kendaraan listrik yang saat ini belum dikenakan pajak serupa. “Kita kan ada PKB, tapi mobil listrik belum, ini kan jadi tidak adil. Makanya kita usulkan,” ujar Khoirudin.
Lebih lanjut, Khoirudin menekankan bahwa pajak yang akan dikenakan bersifat tahunan. Hal ini sejalan dengan mekanisme penarikan PKB untuk kendaraan bermotor konvensional. Ia berharap, dengan adanya pajak ini, PAD DKI Jakarta dapat bertambah.
Wacana ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan teknologi otomotif yang semakin mengarah pada kendaraan ramah lingkungan. Kendaraan listrik memang tidak menghasilkan emisi gas buang langsung, namun tetap membutuhkan infrastruktur dan pemeliharaan jalan yang biayanya bersumber dari APBD.
Khoirudin juga menggarisbawahi bahwa usulan ini belum final dan masih memerlukan kajian lebih lanjut serta persetujuan dari berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Keuangan. Namun, ia optimis bahwa usulan ini dapat diterima mengingat kebutuhan pendanaan pembangunan dan pelayanan publik di Jakarta yang terus meningkat.
Meskipun begitu, penting untuk dicatat bahwa penerapan pajak kendaraan listrik ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menghambat adopsi kendaraan ramah lingkungan. Pemerintah daerah perlu mempertimbangkan insentif lain yang mungkin masih diperlukan untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
