Tragedi di Surga Karibia: Kebakaran Hebat Hanguskan Resor, 1.700 Wisatawan Dievakuasi, Satu Tewas

Heni Maulidya

Sebuah insiden tragis menggemparkan kawasan wisata Pantai Bayahibe, Republik Dominika, pada Jumat (19/6), ketika api besar melalap sebuah resor mewah. Kebakaran yang dilaporkan menyebar dengan cepat itu memaksa evakuasi dramatis terhadap hampir 1.700 wisatawan dan staf, serta merenggut nyawa seorang turis asal Italia.

Api mulai menjalar di Viva Wyndham Dominicus Beach Hotel, sebuah resor yang populer di kalangan wisatawan internasional. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, gumpalan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi di atas garis pantai Karibia yang indah, kontras dengan suasana pantai yang biasanya damai.

Pusat Operasi Darurat (COE) Dominika menyatakan bahwa penyebaran api yang masif diduga kuat disebabkan oleh sifat material atap resor yang terbuat dari daun palem yang mudah terbakar, diperparah oleh kondisi angin yang bertiup kencang. Struktur atap tradisional yang menjadi ciri khas resor tropis ini, sayangnya, menjadi faktor utama dalam kecepatan melalapnya api.

Tragedi ini merenggut nyawa Francesca Valentino, seorang wanita berusia 46 tahun asal Italia. Kehilangan nyawa di tengah liburan yang seharusnya menyenangkan ini menambah duka mendalam bagi insiden tersebut. Selain korban jiwa, tiga orang lainnya dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan, sementara enam orang lainnya mendapat penanganan medis darurat di lokasi kejadian. Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa mereka yang terdampak terdiri dari tamu hotel, pengunjung, serta petugas tanggap darurat yang berjuang memadamkan api.

Upaya pemadaman api akhirnya membuahkan hasil, dan saat ini kebakaran telah berhasil dikendalikan. Namun, investigasi mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari peristiwa mengerikan ini. Para tamu yang berhasil dievakuasi dengan selamat kemudian dipindahkan ke hotel-hotel lain yang berada di sekitar kawasan tersebut untuk memastikan mereka mendapatkan akomodasi yang layak pasca insiden.

COE Dominika menekankan bahwa aktivitas pariwisata di Bayahibe dan wilayah sekitarnya tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh oleh insiden tersebut. Hal ini bertujuan untuk menenangkan potensi kekhawatiran di kalangan wisatawan yang telah atau berencana mengunjungi destinasi populer ini. Keamanan dan kelancaran operasional pariwisata menjadi prioritas utama pasca kejadian.

Pihak Wyndham Hotels and Resorts, yang memiliki jaringan hotel waralaba sekitar 8.400 unit di seluruh dunia, belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden kebakaran di salah satu propertinya di Republik Dominika tersebut. Pernyataan dari pihak perusahaan induk diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk menangani situasi ini dan memberikan dukungan kepada para korban.

Republik Dominika sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di kawasan Karibia, menawarkan keindahan alam berupa air laut jernih dan hamparan pasir putih yang memukau. Negara ini telah berhasil menarik jutaan wisatawan, dengan catatan kedatangan sekitar 5,6 juta pengunjung dalam lima bulan pertama tahun ini, menunjukkan daya tarik kuatnya sebagai surga liburan. Insiden seperti ini, meskipun tragis, diharapkan tidak mengurangi minat wisatawan untuk menjelajahi keindahan yang ditawarkan oleh Republik Dominika. Namun, aspek keselamatan dan kesiapsiagaan bencana di destinasi wisata, terutama yang melibatkan material mudah terbakar, menjadi sorotan penting pasca kejadian ini.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All