Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (23/5/2024). Penurunan sebesar 0,36% ini dipicu oleh aksi jual bersih atau net sell yang dilakukan oleh investor asing terhadap sejumlah saham.
Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp 363,5 miliar pada sesi I. Akibatnya, IHSG harus tergerus 0,36% atau 24,7 poin, sehingga parkir di level 6.868,03. Perdagangan sendiri berlangsung cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 568.244 kali, serta nilai transaksi Rp 3,94 triliun.
Sementara itu, sektor konsumer non-primer menjadi satu-satunya sektor yang mampu mencatatkan penguatan di tengah pelemahan IHSG. Sektor ini berhasil naik 0,38%. Di sisi lain, sektor yang paling tertekan adalah energi, yang anjlok 1,59%. Sektor lainnya seperti infrastruktur, keuangan, bahan baku, industri, teknologi, dan kesehatan juga terpantau melemah.
Aksi jual investor asing pada sesi pertama ini menyasar beberapa saham unggulan, termasuk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang mencatatkan net sell terbesar senilai Rp 124,8 miliar. Menyusul kemudian PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell Rp 115,6 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 61,4 miliar.
Perdagangan pada sesi pertama juga diwarnai oleh saham-saham yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan volume. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin dengan volume 1,3 miliar saham. Diikuti oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebanyak 592,4 juta saham, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan volume 510,5 juta saham.
