Kekalahan dramatis tim nasional Inggris dari Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Lusail Stadium pada 14 Desember 2026 masih menyisakan gema kekecewaan. Selain momen penyesalan atas hasil akhir, tersiar kabar mengenai ungkapan kekesalan dari salah satu bintang muda Inggris, Jude Bellingham, yang diduga menyasar kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Argentina ini memang diwarnai berbagai drama. Inggris sempat unggul lebih dulu melalui gol Marcus Rashford pada menit ke-28, namun Argentina berhasil membalikkan keadaan lewat brace Julian Alvarez di menit ke-55 dan 78. Momen-momen krusial dalam pertandingan tersebut menjadi sorotan, termasuk beberapa keputusan wasit yang dianggap kontroversial oleh sebagian pihak.
Pasca pertandingan, Jude Bellingham, yang bermain penuh selama 90 menit, dilaporkan melontarkan komentar pedas terkait jalannya pertandingan. Sumber terdekat pemain Borussia Dortmund itu membocorkan bahwa Bellingham merasa ada ketidakadilan dalam beberapa keputusan yang diambil oleh wasit utama. Meskipun tidak menyebut nama wasit secara spesifik, sindiran tersebut jelas mengarah pada kepemimpinan di lapangan.
“Saya tidak bisa percaya apa yang baru saja terjadi. Rasanya seperti kami tidak diberi kesempatan yang sama,” ungkap Bellingham, seperti dikutip oleh seorang rekan setimnya yang enggan disebutkan namanya. Pernyataan ini mengindikasikan frustrasi mendalam yang dirasakan oleh para pemain Inggris, yang merasa perjuangan mereka belum mendapatkan pengakuan yang semestinya dari perangkat pertandingan.
Lebih lanjut, suasana di ruang ganti Inggris pasca kekalahan tersebut digambarkan penuh ketegangan. Para pemain terlihat larut dalam kekecewaan dan beberapa di antaranya mencoba untuk saling menguatkan. Namun, terselip nada kekecewaan yang cukup kentara dari Bellingham, yang sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen.
Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa komentar Bellingham ini muncul dalam konteks emosional pasca kekalahan di ajang sebesar Piala Dunia. Pihak FA Inggris sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan sindiran yang dilontarkan oleh pemain berusia 23 tahun tersebut. Namun, peristiwa ini menambah daftar panjang kontroversi yang mewarnai langkah Inggris di Piala Dunia 2026, yang akhirnya dimenangkan oleh Argentina setelah mengalahkan Prancis di partai final.
