Ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah pinggiran kota Bordeaux, Prancis. Keputusan evakuasi ini diambil oleh otoritas setempat menyusul intensitas api yang terus membesar, dipicu oleh gelombang panas ekstrem yang melanda negara tersebut.
Situasi darurat ini memaksa sekitar 3.200 orang untuk segera mengungsi demi keselamatan mereka. Kebakaran yang terjadi pada hari Selasa, 12 Juli 2022, telah menghanguskan lebih dari 1.000 hektar lahan hutan. Api terus merayap, mengancam permukiman warga dan menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan penduduk setempat.
Kepala dinas pemadam kebakaran Gironde, Alain… , menyatakan bahwa petugas pemadam kebakaran berjuang keras mengendalikan kobaran api. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memadamkan api ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang panas dan kering memperburuk situasi, membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan.
Gelombang panas yang melanda Prancis kali ini dilaporkan sebagai yang terburuk dalam sejarah negara itu. Suhu udara mencapai rekor tertinggi, menciptakan kondisi yang sangat rentan terhadap kebakaran hutan. Data dari Météo-France menunjukkan bahwa suhu di beberapa wilayah bahkan melampaui 40 derajat Celsius, sebuah anomali cuaca yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan berupaya keras untuk memadamkan api sebelum meluas lebih jauh. Posko-posko pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang terdampak. Selain Bordeaux, beberapa wilayah lain di Prancis juga dilaporkan mengalami kebakaran hutan akibat kondisi cuaca ekstrem ini, menambah daftar panjang bencana alam yang disebabkan oleh perubahan iklim.
