Friday, 24 July 2026
BREAKING
BERITA

KOLEKSI Desak Percepatan Adopsi Mobil Listrik Lewat Insentif dan SPKLU

Oleh Emanuel July 24, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Komunitas Mobil Listrik Indonesia (KOLEKSI) menilai adopsi kendaraan listrik di Indonesia masih berjalan lambat. Untuk mempercepatnya, KOLEKSI mendesak pemerintah untuk memperkuat berbagai insentif dan memperluas ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Ketua KOLEKSI, I Made Dana, mengungkapkan bahwa meskipun ada upaya, percepatan regulasi kendaraan listrik belum optimal. Ia menyoroti pentingnya kebijakan yang lebih komprehensif untuk mendorong minat masyarakat beralih ke mobil listrik. Menurutnya, Norwegia dan Ethiopia bisa menjadi contoh dalam kebijakan yang efektif.

Made Dana menjelaskan bahwa salah satu hambatan utama adalah kurangnya infrastruktur pendukung. “Kita harus perbanyak SPKLU, karena ini menjadi salah satu kekhawatiran utama masyarakat saat ini,” ujarnya dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa ketersediaan SPKLU yang merata dan mudah dijangkau akan sangat memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Selain infrastruktur, insentif fiskal dan non-fiskal juga dinilai krusial. KOLEKSI mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan kembali dan memperluas jenis insentif yang ditawarkan. Hal ini bisa mencakup keringanan pajak, subsidi pembelian, atau bahkan pembebasan biaya parkir dan jalan tol bagi pengguna kendaraan listrik. Tujuannya adalah untuk membuat harga mobil listrik lebih kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional.

KOLEKSI juga menyarankan agar pemerintah belajar dari keberhasilan negara lain. Norwegia, misalnya, telah berhasil meningkatkan penetrasi mobil listrik secara signifikan berkat kombinasi insentif yang kuat dan infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Ethiopia menunjukkan kemajuan dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui kebijakan yang mendukung.

Pemerintah diharapkan dapat segera merespons masukan ini dengan langkah konkret. Perlu adanya sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas seperti KOLEKSI untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang matang di Indonesia. Dengan demikian, target elektrifikasi kendaraan nasional dapat tercapai lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta perekonomian.

Bagikan: Facebook X WhatsApp