Tim balap Moto2, Momoven Racing, menghadapi cobaan berat saat truk yang membawa perlengkapan mereka disita oleh otoritas Prancis. Insiden ini terjadi saat rombongan tim sedang dalam perjalanan menuju Sirkuit Magny-Cours, lokasi penyelenggaraan seri balapan yang telah dinanti. Penyitaan mendadak ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai nasib partisipasi tim dalam kompetisi mendatang.
Menurut informasi yang dihimpun, penyitaan truk tersebut dilakukan pada hari Rabu, 10 Mei 2023. Lokasi spesifik penyitaan adalah di wilayah Prancis. Tindakan ini secara otomatis menghentikan mobilitas tim dan berpotensi mengganggu persiapan mereka secara keseluruhan.
Pihak Momoven Racing tidak tinggal diam menyikapi kejadian ini. Tim telah menyatakan niat mereka untuk menempuh jalur hukum guna menyelesaikan permasalahan penyitaan truk tersebut. Pernyataan tegas datang dari tim, yang menegaskan bahwa mereka akan mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk mendapatkan kembali aset mereka. “Kami akan mengambil tindakan hukum untuk mendapatkan kembali truk kami,” ujar perwakilan tim.
Lebih lanjut, tim mengonfirmasi bahwa penyitaan tersebut berkaitan dengan masalah birokrasi dan administrasi yang belum terselesaikan. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan yang dihadapi Momoven Racing bukanlah terkait dengan pelanggaran lalu lintas atau kriminalitas, melainkan lebih kepada urusan perizinan atau dokumen yang diperlukan saat melintasi perbatasan negara.
Sebagai respons terhadap situasi yang tidak menguntungkan ini, Momoven Racing telah menginformasikan kepada Dorna Sports, penyelenggara MotoGP, mengenai kendala yang mereka hadapi. Tim berharap Dorna dapat memberikan dukungan atau solusi agar mereka tetap bisa berpartisipasi dalam balapan yang akan datang. Keterlambatan atau ketidakmungkinan untuk hadir di Magny-Cours tentu akan berdampak signifikan pada poin kejuaraan tim.
Situasi ini menyoroti kompleksitas logistik yang dihadapi tim balap internasional, terutama saat berhadapan dengan regulasi lintas negara. Momoven Racing kini tengah berjuang keras untuk mengatasi hambatan ini dan memastikan mereka dapat kembali berlaga di lintasan.
