Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengklaim bahwa kondisi kesehatan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) menunjukkan peningkatan signifikan. Klaim ini disampaikan setelah terungkapnya kasus dugaan korupsi yang melibatkan pengelolaan satwa di lembaga konservasi tersebut. Eri Cahyadi menegaskan bahwa sejak awal tahun 2024, tidak ada lagi laporan kematian hewan di KBS.
Menurut Wali Kota, perbaikan ini merupakan hasil dari upaya penanganan yang lebih baik dan terstruktur pasca terbongkarnya kasus korupsi. Ia menyatakan, “Alhamdulillah, sekarang ini di Kebun Binatang Surabaya tidak ada lagi yang namanya hewan mati.” Pernyataan ini disampaikan Eri Cahyadi pada tanggal 3 Mei 2024.
Sebelumnya, KBS sempat menjadi sorotan publik terkait dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan dan perawatan satwa. Kasus ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk aktivis satwa dan masyarakat umum, yang khawatir akan kesejahteraan hewan-hewan yang berada di sana. Terungkapnya kasus tersebut kemudian mendorong dilakukannya evaluasi dan perbaikan dalam manajemen KBS.
Eri Cahyadi menambahkan, perbaikan manajemen ini juga mencakup peningkatan kualitas pakan dan penanganan medis bagi satwa. “Kita berupaya memberikan yang terbaik untuk satwa-satwa di sini. Mulai dari pakan, perawatan, sampai dengan pengobatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap dengan perbaikan yang telah dilakukan, KBS dapat kembali menjadi kebun binatang yang membanggakan dan memberikan edukasi yang baik bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian satwa dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak di lingkungan konservasi.
