Thursday, 23 July 2026
BREAKING
BERITA

Analisis IHSG 23 Juli: Potensi Menembus 6.545 Disertai Ancaman Koreksi

Oleh Emanuel July 23, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis, 23 Juli 2020, diprediksi berpeluang untuk menguji level 6.545. Namun, prospek ini tidak lepas dari potensi koreksi dalam jangka pendek yang perlu dicermati oleh para investor.

MNC Sekuritas dalam risetnya mengemukakan bahwa pergerakan IHSG pada hari sebelumnya ditutup menguat 0,39% di level 6.527,99. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari pasar global, terutama bursa Amerika Serikat yang mencatat rekor baru. Namun, untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas melihat adanya potensi pelemahan teknikal.

Analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, dalam keterangannya pada Rabu, 22 Juli 2020, menjelaskan bahwa penguatan IHSG pada hari sebelumnya masih dalam rentang pola bullish continuation. “Ini menunjukkan bahwa tren kenaikan IHSG masih berlanjut,” ujarnya.

Meski demikian, Edwin mengingatkan bahwa ada kemungkinan IHSG akan mengalami koreksi dalam jangka pendek. “Namun, kami perkirakan koreksi tersebut masih akan tertahan pada level support 6.480,” tambahnya.

Lebih lanjut, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati oleh investor. Saham-saham tersebut antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal dan fundamental dari masing-masing saham. BBCA dinilai memiliki fundamental yang kuat dan likuiditas yang baik. TLKM berpotensi diuntungkan oleh pertumbuhan bisnis digital. ICBP dan UNVR merupakan saham defensif yang cenderung stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan IHSG dan berita-berita ekonomi terkini. Penting untuk melakukan diversifikasi portofolio guna meminimalkan risiko. Keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada analisis yang matang dan profil risiko masing-masing investor.

Bagikan: Facebook X WhatsApp