Jelang pertandingan krusial Larne FC melawan Red Star Belgrade di kualifikasi Liga Champions Eropa pada Selasa, kenangan pahit namun membanggakan kembali menghampiri Alfie Stewart, mantan bek Portadown. Tiga puluh lima tahun lalu, Stewart dan timnya berhadapan langsung dengan Red Star Belgrade, yang kala itu berstatus juara Piala Champions Eropa.
Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1989. Stewart menceritakan detik-detik menegangkan saat ia mengetahui lawannya di kompetisi Eropa adalah Red Star Belgrade. “Saya menyalakan Ceefax, melihat kami akan melawan Red Star Belgrade, dan saya hampir pingsan,” ungkap Stewart, menggambarkan betapa besarnya nama klub asal Serbia tersebut di kancah sepak bola Eropa saat itu.
Bagi Portadown, kesempatan bertanding melawan tim sekaliber Red Star Belgrade adalah sebuah pencapaian luar biasa. Tim Irlandia Utara ini harus menelan kekalahan dengan agregat 4-0 dari Red Star Belgrade di putaran pertama Piala Champions Eropa. Pertandingan leg pertama yang digelar di kandang Portadown, Shamrock Park, berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Dalam leg kedua yang diselenggarakan di Stadion Crvena Zvezda, Belgrade, Portadown harus mengakui keunggulan Red Star Belgrade dengan skor 3-0. Stewart, yang bermain penuh dalam kedua pertandingan tersebut, mengenang atmosfer pertandingan di kandang Red Star Belgrade sebagai pengalaman yang tak terlupakan. “Mereka adalah tim yang luar biasa, dengan para pemain kelas dunia,” ujarnya.
Kini, 35 tahun berselang, Larne FC, sang juara Liga Primer Irlandia, akan kembali mencoba menaklukkan Red Star Belgrade di panggung yang sama. Stewart berharap timnya saat ini dapat belajar dari sejarah dan memberikan perlawanan terbaik.
