Madiva Putri, putri dari aktor senior Shandy Sjariff, mengungkapkan ketertarikannya untuk merambah dunia modeling. Keinginan ini muncul tak lepas dari inspirasi yang didapatnya dari sang ayah, yang pernah mengawali kariernya sebagai model profesional. Selain itu, lingkungan pergaulan teman-teman sebayanya yang juga aktif di bidang tersebut turut memantik minatnya.
Diungkapkan oleh Madiva saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin, bahwa ia merasa terdorong untuk mencoba peruntungan di dunia yang pernah membesarkan nama ayahnya. "Aku kayak terinspirasi sama Papa, dulu kan Papa sempat jadi model. Terus teman-teman aku juga kayak ikut modeling kayak gitu juga. Jadi kayak aku ya mau. Kayak tertarik gitu," ujarnya.
Meskipun baru sebatas keinginan dan belum mendaftarkan diri ke lembaga pelatihan modeling formal, Madiva telah memikirkan langkah awal untuk mendalami bidang ini secara profesional. Ia mengakui bahwa saat ini rencananya masih dalam tahap awal. "Baru rencana. Baru mau ke sana," tuturnya.
Dalam kesempatan yang pernah diambilnya untuk sesi pemotretan, Madiva mengaku masih sangat membutuhkan arahan teknis dari tim profesional yang mendampinginya. Ia masih belajar dan mengandalkan bimbingan yang diberikan. "Asistennya, diarahin sih," katanya.
Menanggapi minat putrinya, Shandy Sjariff menyampaikan rasa khawatirnya yang wajar sebagai seorang ayah. Ia menekankan pentingnya pendidikan formal yang harus tetap berjalan beriringan dengan aktivitas lain yang mungkin akan dijalani Madiva. Shandy secara tegas menyatakan bahwa ia tidak akan memberikan restu 100% jika hal tersebut berpotensi mengganggu fokus pendidikan.
"Ada khawatir sih sebetulnya. Kalau aku pribadi sih aku nggak kasih 100%, jujur saja. Jalani dulu karena sekarang masih sekolah. Jadi dari dulu memang aku cita-citanya harapan aku pengin mereka sekolah dulu," ungkap Shandy.
Keinginan Madiva untuk berkompetisi di ajang-ajang modeling bergengsi seperti Gadis Sampul belakangan ini semakin intens diutarakan kepada sang ayah. Shandy melihat hal ini sebagai potensi positif bagi perkembangan sosial dan pergaulan putrinya di luar lingkungan sekolah. "Tapi sekarang nih sudah mulai nih. Selalu makin intens, ‘Pa, aku pengin, aku pengin ikut apalah itu, ajang kayak Gadis Sampul dan lain-lain’. Tapi aku pikir juga bagus juga untuk pergaulannya dia, untuk lebih luas selain di sekolah," jelasnya.
Namun, Shandy tetap berpegang teguh pada prinsip bahwa prioritas utama Madiva adalah pendidikan. Ia akan memastikan hal ini tercapai ketika waktunya tiba. "Cuman tetap saja, nanti harapan aku dan aku akan tegaskan ketika tiba waktunya, prioritas sekolah itu yang harus jadi prioritas," tegasnya.
Shandy tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas jika kelak aktivitas modeling yang dijalani Madiva mulai mengganggu kewajiban sekolahnya. "Jadi jangan sampai kesibukan dia, dia sudah mulai suka nanti ikut modeling dan lain-lain, jadi sekolahnya malah terbengkalai. Nah itu aku nggak mau. Aku akan kasih setop gitu," tegas Shandy.
Menurut Shandy, munculnya minat mendadak sang putri di dunia modeling kemungkinan besar dipicu oleh konsumsi media sosial dan dinamika pergaulan dengan teman-temannya. Ia melihat banyak ajang pemilihan model yang terekspos di media sosial yang menarik perhatian Madiva. "Memang dia tiba-tiba. Ya mungkin itu, karena pergaulan, dia lihat socmed gitu. Ada ajang-ajang pemilihan seperti Gadis Sampul dan lain-lain, ya mungkin dia terinspirasi dan merasa tertarik," ungkapnya.
Shandy memilih untuk mengambil peran sebagai orang tua yang memberikan arahan dan batasan, bukan melarang total ekspresi dan kreativitas anaknya. "Ya kita nggak bisa melarang juga. Cuman aku tetap harus membatasi," katanya.
Hingga saat ini, Shandy memastikan bahwa Madiva belum mengambil pekerjaan atau terlibat dalam kegiatan modeling profesional apa pun. Ketertarikan yang muncul masih dalam tahap penjajakan dan belum berujung pada aktivitas nyata di industri tersebut. "Belum, sekarang belum. Aktivitas itu belum. Untuk terjun ke dunia model itu belum, aktivitasnya belum," pungkasnya.











