Presiden terpilih Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat direnovasi sebelum akhir tahun 2029. Program ambisius ini akan melibatkan penyaluran dana langsung ke rekening kepala sekolah, dengan mekanisme pengawasan ketat dari komite sekolah.
Target ini disampaikan Prabowo dalam sebuah kesempatan, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan di seluruh tanah air. Rencana ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sekolah yang selama ini mungkin terkendala birokrasi atau pengelolaan dana.
Menurut Prabowo, model penyaluran dana langsung ke kepala sekolah merupakan salah satu cara untuk memastikan efektivitas dan efisiensi program. “Kita akan kirim uangnya langsung ke sekolah, ke kepala sekolah,” ujar Prabowo, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapannya. Ia menambahkan bahwa pengawasan akan dilakukan oleh komite sekolah, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat termasuk orang tua siswa dan tokoh pendidikan.
Lebih lanjut, Prabowo menguraikan bahwa renovasi sekolah ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan fasilitas pendukung belajar mengajar. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh siswa di Indonesia, terlepas dari lokasi geografis sekolah tersebut.
Prinsipnya, pemerintah baru di bawah kepemimpinannya akan berupaya keras untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan haknya atas pendidikan yang layak, termasuk akses terhadap bangunan sekolah yang aman dan nyaman. Mekanisme penyaluran dana yang transparan dan pengawasan yang kuat dari masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan untuk mencegah penyalahgunaan anggaran.
Program ini merupakan salah satu prioritas utama dalam visi pendidikan Prabowo, yang berkomitmen untuk melakukan reformasi besar-besaran di sektor pendidikan demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.
