Fabio Quartararo menegaskan bahwa ia akan menggunakan sisa balapan MotoGP bersama Yamaha musim ini sebagai ajang persiapan krusial untuk tantangan di tim barunya, Honda. Pebalap asal Prancis ini menyatakan bahwa mendorong batas kemampuan motor Yamaha YZR-M1 hingga maksimal akan menjadi bekal berharga dalam “babak berikutnya” karirnya di Honda.
Keputusan Quartararo untuk pindah ke Honda pada MotoGP 2025 telah menjadi salah satu berita terbesar di paddock. Ia akan menggantikan Luca Marini di tim Repsol Honda.
Meskipun telah mengumumkan kepindahannya, Quartararo tetap berkomitmen penuh pada Yamaha hingga akhir musim 2024. “Saya ingin mendorong motor ini sejauh mungkin di setiap balapan. Ini adalah cara saya untuk mempersiapkan diri,” ujar Quartararo, menekankan pentingnya menyerap setiap pengalaman dari sisa musim ini.
Ia menambahkan bahwa pengalaman ini akan sangat membantunya beradaptasi dengan motor yang berbeda dan lingkungan tim yang baru. “Saya pikir ini adalah cara terbaik untuk bersiap menghadapi babak selanjutnya,” katanya, merujuk pada kepindahannya ke Honda.
Quartararo mengakui bahwa musim 2024 bersama Yamaha menjadi musim yang sulit, namun ia melihatnya sebagai kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. “Saya tahu ini akan menjadi musim yang sulit, tetapi saya harus mencoba untuk mendorong motor ini sejauh mungkin. Saya merasa ini adalah cara terbaik untuk mempersiapkan diri,” ungkapnya.
Pebalap berusia 25 tahun ini telah meraih gelar Juara Dunia MotoGP bersama Yamaha pada tahun 2021. Namun, performa tim dan motornya mengalami penurunan signifikan dalam beberapa musim terakhir, yang mendorongnya mencari tantangan baru.
Kepindahan Quartararo ke Honda disambut dengan antusiasme tinggi, mengingat Honda saat ini tengah berjuang keras untuk kembali ke papan atas MotoGP. Kehadiran juara dunia seperti Quartararo diharapkan dapat membawa angin segar dan membantu pengembangan motor RC213V yang sedang mengalami masa sulit.
Musim 2024 menjadi musim terakhir Quartararo bersama tim yang telah dibelanya sejak 2019. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik di setiap seri yang tersisa, demi dirinya sendiri dan demi tim Yamaha.
