Perkembangan pesat industri konsol game terus menghadirkan inovasi, terlebih dengan kehadiran PlayStation 5 (PS5) yang menawarkan lompatan teknologi signifikan dibanding pendahulunya, PlayStation 4 (PS4). Meski demikian, PS4 hingga kini masih memegang posisi penting di hati banyak gamer, berkat perpustakaan gamenya yang luas dan banderol harga yang semakin bersahabat. Menjelang pergantian tahun ke 2026, pertanyaan mengenai kelayakan PS4 untuk dibeli kembali mengemuka, terutama di tengah gempuran dominasi konsol generasi terbaru.
Perbandingan mendasar antara PS4 dan PS5 mencakup berbagai aspek krusial yang patut dipertimbangkan oleh para calon pembeli. Dari sisi desain, perbedaan visual kedua konsol ini sangat kentara. PS5 tampil dengan estetika futuristik yang dominan warna putih, berpadu aksen hitam, menciptakan kesan modern. Sebaliknya, PS4 mengadopsi desain klasik yang lebih identik dengan seri PlayStation sebelumnya, dengan dominasi warna hitam pekat.
Dari segi dimensi, PS5 memiliki postur yang lebih bongsor. Namun, varian PS5 Digital Edition hadir dengan dimensi yang sedikit lebih ramping karena absennya unit pemutar cakram Blu-ray. Orientasi penempatan konsol juga menjadi pembeda; PS5 dirancang fleksibel untuk posisi vertikal maupun horizontal, sementara PS4 lebih umum ditempatkan secara horizontal. Desain unik PS5 yang menyerupai huruf ‘V’ ternyata memiliki fungsi tersendiri, yaitu untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, guna meminimalkan panas yang dihasilkan saat konsol digunakan dalam periode lama.
Aspek resolusi dan kualitas visual menjadi area di mana PS5 menunjukkan keunggulannya secara mutlak. Jika PS4 umumnya mampu menyajikan tampilan hingga resolusi 1080p, dengan varian PS4 Pro yang mulai merambah resolusi 4K, maka PS5 melesat jauh dengan kemampuan grafis 4K yang dapat mencapai refresh rate 120 Hz, bahkan mendukung resolusi hingga 8K. Perbedaan ini secara dramatis meningkatkan ketajaman dan kehalusan visual, menciptakan pengalaman bermain yang jauh lebih imersif di PS5.
Harga menjadi salah satu faktor penentu bagi banyak konsumen. PS4 terus ditawarkan dengan rentang harga yang lebih terjangkau, menjadikannya alternatif menarik bagi gamer yang mencari performa stabil dengan akses ke ribuan judul game populer tanpa menguras kantong. Sementara itu, PS5, sebagai konsol generasi terbaru, memposisikan diri dengan teknologi mutakhir, grafis yang lebih realistis, serta waktu muat yang jauh lebih singkat. Selisih harga antara keduanya tentu sepadan dengan peningkatan fitur dan kualitas pengalaman bermain yang ditawarkan.
Koleksi game menjadi pertimbangan penting lainnya. Katalog game PS5 terus berkembang, menghadirkan judul-judul eksklusif yang tidak tersedia di PS4, seperti Marvel’s Spider-Man 2 dan remake dari The Last of Us Part I. Pada fase awal peluncurannya, banyak game PS5 masih dirilis dalam format cross-generation, yang berarti juga tersedia untuk PS4. Namun, tren ini mulai bergeser sejak 2024, dengan semakin banyaknya game yang dikembangkan secara eksklusif untuk memanfaatkan kapabilitas penuh PS5.
Game lintas generasi yang tersedia di kedua konsol umumnya akan berjalan jauh lebih optimal di PS5. Judul-judul seperti Horizon: Forbidden West dan God of War Ragnarok, misalnya, menawarkan peningkatan visual dan frame rate yang signifikan saat dimainkan di PS5 dibandingkan dengan versi PS4-nya. Keunggulan lain dari PS5 adalah kemampuannya untuk tetap mendukung sebagian besar perpustakaan game PS4. Ini berarti pemain dapat melanjutkan koleksi game lama mereka tanpa perlu membelinya kembali. Namun, ada pengecualian bagi pengguna PS4 versi fisik yang beralih ke PS5 Digital Edition tanpa unit pemutar cakram. Dalam skenario ini, game fisik PS4 tidak dapat dimainkan. Solusi terbaik adalah memilih PS5 versi standar yang dilengkapi drive cakram untuk memastikan seluruh koleksi game lama tetap dapat diakses.
Lantas, apakah PS4 masih layak dibeli menjelang akhir tahun 2025? PS4 tetap menjadi pilihan yang sangat masuk akal bagi gamer dengan anggaran terbatas yang menginginkan konsol dengan koleksi game yang sangat melimpah. Hingga saat ini, ribuan judul game populer, termasuk The Last of Us Part II, God of War, Red Dead Redemption 2, dan Horizon Zero Dawn, masih dapat dimainkan dengan baik di PS4.
Bagi pemain kasual atau mereka yang tidak terlalu memprioritaskan teknologi teranyar, performa PS4 masih tergolong memadai untuk menikmati berbagai genre game. Namun, jika tujuan utama Anda adalah merasakan pengalaman bermain game terbaru dengan kualitas grafis terbaik, frame rate tinggi, dan dukungan jangka panjang dari para pengembang, maka PS5 jelas merupakan pilihan yang lebih superior. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak game baru yang akan dirilis eksklusif untuk PS5 dan tidak lagi mendukung platform PS4.
Dengan demikian, PS4 masih sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai pembelian di akhir tahun 2025 bagi pengguna dengan anggaran terbatas, gamer pemula yang baru terjun ke dunia konsol PlayStation, atau mereka yang ingin mendalami katalog game klasik yang telah lama hadir. Sebaliknya, bagi gamer yang mendambakan pengalaman bermain paling optimal, performa puncak, dan siap untuk mengadopsi masa depan industri game, berinvestasi pada PS5 akan memberikan nilai lebih yang berkelanjutan. Keputusan akhir tentu bergantung pada prioritas, kebutuhan, dan ketersediaan anggaran masing-masing individu.











