Giroud Ungkap Makna Foto Momen Keemasan dan Hubungannya dengan Mbappe di Timnas Prancis

Danu Ilham

Olivier Giroud, penyerang legendaris tim nasional Prancis, baru-baru ini membagikan pandangannya yang mendalam mengenai hubungannya dengan bintang muda Kylian Mbappe, terutama setelah Mbappe memecahkan rekor golnya untuk "Les Bleus". Momen penting ini terekam dalam sebuah foto ikonik yang menurut Giroud, secara sempurna merangkum dinamika dan rasa hormat yang terjalin di antara keduanya.

Kisah bermula usai kemenangan Prancis atas Senegal, di mana Kylian Mbappe berhasil melampaui rekor 58 gol yang sebelumnya dipegang Giroud, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi timnas Prancis. Giroud tak ragu langsung mengirimkan pesan kepada Mbappe. "Congrats bro, aku sangat bahagia untukmu. Aku memegang rekor ini selama tiga setengah tahun, dan itu luar biasa, tapi sekarang rekor ini milikmu, dan kamu harus terus melaju… oh, dan bro, jangan lupa simpan jersey-mu untukku!" tulis Giroud dalam pesannya.

Hingga kini, Giroud belum sempat bertemu langsung dengan Mbappe untuk membahas momen bersejarah tersebut. Namun, ia mendapat kabar dari salah satu staf pelatih bahwa Mbappe telah menerima pesannya dan berjanji akan segera menghubunginya. Giroud pun tak lupa mengingatkan kembali janji Mbappe untuk memberikannya jersey yang dikenakan saat memecahkan rekor tersebut.

Banyak pihak yang kerap bertanya mengenai hubungan Giroud dan Mbappe. Kepada BBC Sport, Giroud menuturkan bahwa sebuah foto yang diambil pasca dirinya memecahkan rekor Thierry Henry sebagai top skor Prancis saat melawan Polandia di Piala Dunia 2022, menjadi gambaran sempurna dari hubungan mereka. Foto tersebut, menurut Giroud, menjadi saksi bisu bagaimana kedua pemain saling mendukung dan menghargai.

Giroud juga merasa Mbappe kerap disalahpahami oleh publik. Ia melihat banyak orang menilai Mbappe arogan padahal kenyataannya tidak demikian. Giroud ingin memberikan perspektif positif tentang Mbappe, sosok yang menurutnya sangat menghormati para pemain senior dan selalu memberikan apresiasi atas kontribusinya bagi tim.

"Sejak awal dia bergabung dengan skuad Prancis, dia selalu memiliki rasa hormat yang besar kepada para pemain senior. Dia selalu mengatakan hal-hal baik tentang apa yang saya bawa ke tim," ujar Giroud. "Dia memahami semua rekan setimnya, dan ketika Anda mengenalnya seperti saya, Anda akan menyadari bagaimana sebenarnya dia, baik sebagai pribadi maupun sebagai pemain."

Giroud menjelaskan bahwa yang sering terlihat sebagai arogansi oleh sebagian orang sebenarnya adalah perpaduan antara kepercayaan diri dan ambisi yang kuat. Bahkan sejak usianya masih belia, Mbappe sudah memiliki visi yang jelas mengenai tujuan kariernya. Kebebasan dan cara bicaranya yang natural di depan kamera dan media terkadang disalahartikan, padahal ia selalu konsisten seperti itu sejak pertama kali bertemu Giroud, yaitu sangat matang dan nyaman berbicara tentang permainannya serta apa yang ingin ia capai.

Kini, dengan menyandang ban kapten timnas Prancis, Mbappe diharapkan Giroud dapat memimpin tim meraih gelar Piala Dunia ketiga. Di lapangan, Mbappe dikenal sangat menuntut diri sendiri dan tim, sebuah sifat yang menurut Giroud lazim dimiliki oleh para bintang besar di berbagai cabang olahraga. Sifat tersebut krusial untuk meraih pencapaian gemilang.

Lebih lanjut, Giroud mengakui bahwa Mbappe juga memiliki sisi "egois" di lapangan, namun ia menekankan bahwa ini bukanlah sebuah kritik. Baginya, seorang penyerang memang harus memiliki naluri tersebut untuk memaksimalkan peluang. Giroud memberikan contoh momen Piala Dunia 2018 saat melawan Peru. Ia yang baru pulih dari cedera dahi, sempat merasa peluangnya untuk mencetak gol terancam ketika tembakannya memantul dan mengarah ke gawang, namun Mbappe sigap menyontek bola tersebut menjadi gol.

"Setelah itu saya ditanya apakah saya kesal karena dia ‘mencuri’ gol saya, tapi jawaban saya saat itu sama dengan sekarang – tentu saja tidak. Saya akan melakukan hal yang persis sama – setiap striker akan melakukannya," tegas Giroud. Peristiwa tersebut menunjukkan insting seorang striker dan bagaimana mereka saling mendukung demi kemenangan tim.

Saat ini, Mbappe telah mengoleksi 14 gol di Piala Dunia, hanya terpaut dua gol dari Miroslav Klose dan Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen. Dengan usianya yang baru menginjak 27 tahun dan potensi setidaknya satu Piala Dunia lagi, Giroud yakin Mbappe akan melampaui rekor tersebut, kecuali Messi terus bermain.

Giroud berharap Mbappe terus memecahkan rekor-rekor di depannya, termasuk rekor penampilan terbanyak untuk Prancis yang saat ini dipegang Hugo Lloris (145 penampilan), sementara Mbappe sudah mengoleksi 99 caps. Ia menilai Mbappe adalah pemain spesial yang pantas mendapatkan segala pencapaian tersebut.

Mengingat kembali masa-masa bermain bersama Mbappe sejak 2017, Giroud tersenyum. Ia merasa memiliki pemahaman yang baik dengan Mbappe, di mana permainan mereka saling melengkapi. Kecepatan Mbappe dalam duel satu lawan satu sangat mematikan, sementara Giroud berperan sebagai target man yang siap memberikan opsi umpan satu-dua.

Kini, Giroud melihat koneksi serupa terjalin antara Mbappe dengan Michael Olise di timnas Prancis, terutama pada gol pertama melawan Senegal. Ia menantikan lebih banyak lagi momen-momen brilian yang akan ditunjukkan Mbappe dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All