Friday, 17 July 2026
BREAKING
POLITIK

Tragedi di Parepare: Api Lahap Dua Rumah, Diduga Dipicu Permainan Korek Api Bocah

Oleh Danu Ilham July 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PAREPARE – Peristiwa nahas menggemparkan warga Parepare, Sulawesi Selatan, pada Senin (29/10/2023) siang. Dua unit rumah panggung ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran hebat ini diduga dipicu oleh kelalaian seorang bocah yang bermain korek api.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kayu tersebut dalam hitungan menit.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.

Mereka berjuang keras memadamkan api yang terus menjalar.

Petugas menghadapi tantangan karena material rumah yang mudah terbakar.

Upaya pemadaman berlangsung cukup lama.

Api berhasil dikendalikan setelah beberapa jam perjuangan.

Namun, kerugian materiil diperkirakan sangat besar.

Kedua rumah panggung itu kini hanya menyisakan puing-puing.

Dalam insiden ini, setidaknya ada korban luka ringan.

Pemilik rumah mengalami cedera saat berusaha menyelamatkan harta benda.

Mereka panik melihat api membesar dengan cepat.

Upaya penyelamatan barang berharga berisiko tinggi.

Saksi mata menyebutkan api pertama kali terlihat dari salah satu rumah.

Api kemudian merambat ke rumah sebelahnya dengan sangat cepat.

Angin kencang turut memperparah situasi.

Hal ini membuat api semakin sulit dikendalikan.

Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran.

Namun, keterangan awal mengarah pada permainan korek api oleh seorang anak.

Anak tersebut diduga tidak menyadari bahaya dari tindakannya.

Pihak berwenang berencana memanggil saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Mereka juga akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tujuannya adalah untuk mengumpulkan bukti-bukti.

Pemerintah daerah setempat telah memberikan perhatian.

Bantuan awal untuk korban mulai disalurkan.

Mereka membutuhkan tempat tinggal sementara.

Warga sekitar juga bergotong royong memberikan dukungan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak.

Terutama saat berada di dekat sumber api.

Keselamatan menjadi prioritas utama.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Menyimpan barang-barang berbahaya di tempat yang aman.

Pencegahan adalah kunci utama.

Semoga korban diberikan kekuatan dan ketabahan.

Mereka akan memulai kembali hidup mereka.

Proses identifikasi kerugian masih berlangsung.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring perkembangan penyelidikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait