Thursday, 16 July 2026
BREAKING
DUNIA

Gol Argentina di Lapangan Hijau, Protes di Lautan: Milei Tuntut Inggris Jauhi Malvinas

Oleh Heni Maulidya July 16, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Buenos Aires – Seolah tak mau kalah di panggung internasional, Presiden Argentina Javier Milei melayangkan protes keras kepada Inggris. Tuntutan ini muncul hanya berselang beberapa jam setelah timnas sepak bola Argentina menaklukkan Inggris di semifinal Piala Dunia.

Langkah diplomatik ini sontak mengundang perhatian global. Milei secara tegas meminta Inggris untuk menarik mundur kapal perangnya yang berdekatan dengan Kepulauan Malvinas. Wilayah yang juga dikenal sebagai Falklands ini masih menjadi sengketa berkepanjangan antara kedua negara.

Menurut laporan, kapal perang Inggris terlihat berlayar di perairan yang diklaim Argentina sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya. Kehadiran armada militer Inggris ini dinilai sebagai tindakan provokatif oleh pemerintah Argentina.

Presiden Milei, dalam pernyataannya, menekankan bahwa Argentina tidak akan tinggal diam melihat potensi ancaman kedaulatan. Ia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan hak Argentina atas Malvinas.

“Kami menuntut Inggris untuk menghormati kedaulatan kami dan menarik mundur kekuatan militernya dari kawasan tersebut,” ujar seorang juru bicara kepresidenan Argentina, mengutip instruksi langsung dari Milei. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Buenos Aires.

Langkah ini menunjukkan bahwa tensi politik antara Argentina dan Inggris terkait status Malvinas tetap tinggi. Sengketa ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan pernah memicu konflik bersenjata pada tahun 1982.

Meskipun timnas sepak bola Argentina baru saja meraih kemenangan emosional atas Inggris, momen kebahagiaan itu kini dibayangi oleh isu politik yang sensitif. Kemenangan di lapangan hijau tampaknya tidak serta merta meredakan ketegangan di ranah diplomatik dan maritim.

Pemerintah Argentina berargumen bahwa kehadiran kapal perang Inggris di dekat Malvinas merupakan pelanggaran terhadap perjanjian dan norma internasional. Mereka mendesak adanya dialog konstruktif untuk menyelesaikan sengketa ini secara damai.

Pihak Inggris sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait protes yang dilayangkan oleh Presiden Milei. Namun, isu ini diprediksi akan terus menjadi sorotan dalam hubungan bilateral kedua negara di masa mendatang.

Kepulauan Malvinas, dengan sejarah dan lokasinya yang strategis, memang selalu menjadi titik krusial dalam hubungan Argentina dan Inggris. Protes terbaru ini kembali menegaskan posisi Argentina yang tak pernah surut dalam memperjuangkan klaimnya atas kepulauan tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait