Aktor papan atas Korea Selatan, Kim Soo Hyun, akhirnya bisa bernapas lega. Titik terang kasus pencemaran nama baik yang membelitnya selama setahun terakhir kini hadir setelah Pengadilan Seoul resmi menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap YouTuber Kim Se Eui.
Kim Se Eui, yang dikenal sebagai otak di balik kanal YouTube HoverLab atau Garosero Research Institute, diduga kuat menyebarkan informasi palsu yang merusak citra bintang drama ‘Queen of Tears’ tersebut. Laporan The Korea Times pada Kamis, 28 Mei 2026, mengonfirmasi langkah hukum tegas ini.
Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyetujui permohonan penangkapan karena kekhawatiran pelaku akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti krusial.
Kasus ini bermula dari serangkaian tuduhan serius yang dilayangkan Kim Se Eui. Salah satu yang paling menghebohkan adalah klaim hubungan asmara Kim Soo Hyun dengan mendiang aktris Kim Sae Ron di masa lalu.
YouTuber tersebut menuduh hubungan itu terjalin saat Kim Sae Ron masih di bawah umur. Lebih kejam lagi, Kim Se Eui menuding Kim Soo Hyun memberikan tekanan finansial terkait utang-piutang.
Tuduhan ini bahkan dikaitkan sebagai pemicu kematian Kim Sae Ron di awal tahun lalu, yang ironisnya bertepatan dengan hari ulang tahun Kim Soo Hyun, dimanfaatkan untuk menyudutkan sang aktor.
Menanggapi situasi ini, agensi Kim Soo Hyun, GoldMedalist, merilis pernyataan resmi. Melalui Soompi, mereka menegaskan bahwa seluruh bukti dari HoverLab terbukti tidak valid dan penuh rekayasa.
Agensi membeberkan fakta kunci manipulasi bukti oleh pihak YouTuber. Percakapan KakaoTalk yang dipamerkan terbukti palsu, merupakan hasil modifikasi dari obrolan pihak ketiga yang tak terkait Kim Soo Hyun.
Rekaman suara mendiang yang dijadikan bukti pendukung juga dipastikan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Terdapat pelanggaran serius terhadap undang-undang terkait pemanfaatan informasi dan perlindungan data.
Tersangka juga dijerat undang-undang kejahatan penguntitan dan aturan khusus hukuman kejahatan seksual. Ini menunjukkan upaya sistematis menjatuhkan reputasi Kim Soo Hyun menggunakan teknologi modern untuk narasi bohong.
GoldMedalist mengapresiasi aparat penegak hukum yang bekerja objektif mengusut tuntas kasus ini. Mereka mengajak publik mengingat komitmen Kim Soo Hyun setahun lalu.
Sang aktor pernah menyatakan tak memaksa orang percaya, namun berjanji membuktikan diri tak bersalah melalui jalur transparan. Selama dua belas bulan, Kim Soo Hyun fokus pada proses pembuktian hukum.
Perjalanan kasus ini dimulai dengan penyebaran tuduhan bohong oleh HoverLab bertepatan ulang tahun aktor. Periode Mei 2025 hingga Mei 2026 menjadi masa penyelidikan mendalam.
Pada Mei 2026, Pengadilan Seoul mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Kim Se Eui. Kini, kebenaran terbukti dengan seluruh tuduhan dinyatakan hasil manipulasi AI.
Tabel perjalanan kasus ini menunjukkan konsistensi Kim Soo Hyun menghadapi fitnah hingga memenangkan keadilan. Proses panjang ini membuktikan hukum butuh ketelitian mengungkap manipulasi digital.
GoldMedalist berterima kasih pada penggemar atas dukungan yang tak goyah. Kepercayaan publik menjadi kekuatan terbesar Kim Soo Hyun melewati masa sulit.
Sementara itu, Kim Se Eui masih menolak tuduhan. Ia mengklaim surat perintah pengadilan tidak masuk akal. Namun, proses hukum akan terus berjalan dengan bukti manipulasi AI yang kuat.
