Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
POLITIK

Jejak Mafia Tanah Sleman: Mbah Lanjar di Ambang Kehilangan Rumah Warisan

Oleh Danu Ilham July 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sleman, Yogyakarta – Kisah pilu datang dari tanah Sleman, Yogyakarta. Seorang lansia, Mbah Lanjar, kini berjuang mempertahankan rumah warisannya. Ia diduga menjadi korban praktik licik mafia tanah.

Keluarga Mbah Lanjar tidak tinggal diam. Mereka telah melaporkan dugaan keterlibatan mafia tanah ini kepada pihak Kepolisian Daerah (Polda) DIY.

Kronologi masalah ini bermula dari sengketa lahan yang melibatkan Mbah Lanjar. Pihak keluarga menduga ada oknum yang bermain di balik layar.

Mereka menuding adanya upaya penguasaan tanah secara ilegal. Siasat yang digunakan diduga sangat terstruktur.

“Kami merasa ada yang tidak beres dengan proses ini,” ujar salah satu kerabat Mbah Lanjar.

Ia menambahkan bahwa kliennya adalah warga negara yang taat hukum.

Namun, kini terancam kehilangan aset berharga.

Polda DIY membenarkan adanya laporan tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, menyatakan akan menindaklanjuti laporan ini.

“Kami akan melakukan penyelidikan mendalam terkait laporan ini,” kata Kombes Pol Yuliyanto.

Beliau menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu.

Terutama jika terbukti ada unsur pidana dalam kasus ini.

Keluarga Mbah Lanjar berharap keadilan segera ditegakkan.

Mereka ingin agar rumah warisan Mbah Lanjar terselamatkan.

Dugaan praktik mafia tanah memang kerap meresahkan masyarakat.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan.

Warga diminta berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan.

Terutama yang berkaitan dengan aset tanah dan bangunan.

Pihak kepolisian terus berupaya memberantas praktik ilegal ini.

Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan setiap kejanggalan.

Hal ini demi menjaga ketertiban dan keadilan.

Nasib Mbah Lanjar kini berada di tangan hukum.

Perjuangan mempertahankan rumah warisan masih terus berlanjut.

Semoga kebenaran akan terungkap.

Dan Mbah Lanjar dapat kembali tenang di rumahnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait