Para pencinta genre horor psikologis di Indonesia patut bersiap. Film ‘Backrooms’, sebuah adaptasi dari fenomena internet viral, dipastikan akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 10 Juni 2026.
Karya yang dinanti ini bermula dari sebuah video pendek berjudul ‘The Backrooms (Found Footage)’ yang menggemparkan jagat maya pada 2022.
Video horor internet yang ditonton jutaan kali itu kini diangkat ke layar lebar dengan skala produksi yang lebih masif.
Sutradara muda berbakat, Kane Parsons, kembali dipercaya menggarap proyek ambisius ini.
Parsons dikenal karena kemampuannya menciptakan konsep dimensi alternatif yang terasa nyata namun mengerikan.
Untuk menghidupkan visi artistiknya, film ini diperkuat barisan aktor kelas dunia.
Chiwetel Ejiofor dan Renate Reinsve didapuk sebagai pemeran utama dalam film yang menjanjikan ketegangan ini.
Chiwetel Ejiofor akan memerankan Clark, seorang pemilik toko furnitur yang terseret ke dalam situasi tak terduga.
Sementara itu, Renate Reinsve berperan sebagai Mary, seorang terapis yang memegang peranan penting dalam narasi.
Kehadiran aktor-aktor ternama ini diharapkan mampu memberikan kedalaman emosi pada suasana horor yang mencekam.
Perpaduan talenta akting mumpuni dan ide kreatif Parsons menjadi daya tarik utama ‘Backrooms’.
Cerita berpusat pada Clark, seorang pria dengan kehidupan normal yang menjalani rutinitas konsultasi dengan terapisnya, Mary.
Namun, ketenangan hidup Clark terusik oleh insiden listrik di tokonya.
Saat mencoba memperbaiki gangguan di area bawah tanah, Clark justru menemukan sebuah portal misterius.
Ia tanpa sengaja masuk ke dalam dimensi aneh yang dikenal sebagai ‘Backrooms’.
Tempat ini digambarkan sebagai jaringan ruangan luas yang menyerupai lorong tak berujung.
Suasana sunyi dengan pencahayaan minim menciptakan aura tidak nyaman yang terus menghantui.
Di tengah tumpukan barang tak terpakai, Clark harus menghadapi kengerian dari ruang-ruang yang terasa asing.
Film ‘Backrooms’ dijadwalkan rilis pada 10 Juni 2026, disutradarai oleh Kane Parsons, dengan genre horor psikologis.
Para penggemar diharapkan mencatat tanggal penting ini agar tidak melewatkan sensasi horor dari fenomena internet yang fenomenal ini.
