Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
BERITA

Trump Janjikan ‘Pajak Selat Hormuz’, Kapal Kargo Terancam Bayar 20%

Oleh Emanuel July 14, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim negaranya akan mengambil peran sentral sebagai ‘Penjaga Selat Hormuz’. Pernyataan kontroversial ini menyiratkan adanya pungutan baru bagi kapal kargo yang melintas.

Menurut klaim Trump, pungutan yang akan dikenakan diperkirakan mencapai 20% dari nilai kargo. Langkah ini berpotensi menimbulkan ketegangan baru di kawasan strategis tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Sekitar sepertiga pasokan minyak mentah dunia dialirkan melalui selat ini.

Pemerintahan Trump kerap menunjukkan sikap keras terhadap Iran. Berbagai sanksi telah dijatuhkan, memperburuk hubungan bilateral kedua negara.

Rencana pengenaan pungutan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Situasi ini menambah kekhawatiran akan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Belum ada detail resmi mengenai mekanisme pengumpulan pungutan tersebut. Namun, pernyataan Trump mengindikasikan keseriusan AS dalam mengontrol lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Para analis menilai, langkah ini bisa menjadi alat tekanan baru AS terhadap Iran. Jika terealisasi, kebijakan ini akan berdampak signifikan pada industri pelayaran global.

Iran sendiri telah berulang kali menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika kedaulatannya di Selat Hormuz diganggu. Pernyataan Trump jelas berisiko memicu konfrontasi.

Dampak ekonomi dari pungutan 20% ini bisa sangat besar bagi negara-negara pengimpor minyak. Biaya logistik yang meningkat kemungkinan besar akan dibebankan kepada konsumen akhir.

Pihak-pihak terkait, termasuk negara-negara pengguna jalur Hormuz, masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari Washington. Reaksi internasional diperkirakan akan beragam.

Sejauh ini, Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi yang merinci teknis pelaksanaan rencana tersebut. Pernyataan Trump bersifat klaim awal yang berpotensi memicu berbagai interpretasi.

Peran AS sebagai ‘penjaga’ Selat Hormuz bukanlah hal baru, namun usulan pungutan ini merupakan eskalasi yang patut dicermati. Hubungan AS-Iran kini berada di titik yang semakin krusial.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait