Monday, 13 July 2026
BREAKING
POLITIK

Teror Bom Gemparkan MPLS SDN Srengseng Sawah 15, Siswa Dipulangkan Dini

Oleh Danu Ilham July 13, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terpaksa dihentikan mendadak pada Senin (17/7/2023). Keputusan pembubaran diambil menyusul adanya laporan ancaman bom yang diterima pihak sekolah.

Orang tua siswa segera dihubungi untuk menjemput anak-anak mereka. Situasi yang semula penuh keceriaan menyambut siswa baru mendadak berubah menjadi kepanikan.

Pihak sekolah menyatakan, pembubaran MPLS adalah langkah antisipasi demi keselamatan seluruh siswa dan staf pengajar. Ancaman yang diterima bersifat serius sehingga tidak dapat diabaikan.

Informasi mengenai teror bom ini pertama kali diterima oleh staf sekolah pada pagi hari. Setelah dilakukan koordinasi internal, keputusan untuk menghentikan kegiatan diambil dengan cepat.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lyanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari pihak sekolah.

“Benar, ada laporan terkait ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Kami langsung menurunkan tim Gegana untuk sterilisasi lokasi,” ujar Kompol Multazam Lyanto.

Tim Gegana Brimob Polri segera dikerahkan ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Mereka melakukan penyisiran menyeluruh di seluruh area sekolah untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan.

Proses sterilisasi berjalan dengan sangat hati-hati. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai sumber ancaman bom tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam.

Mereka juga sedang berupaya melacak pelaku yang menyebarkan teror tersebut. Keamanan sekolah menjadi prioritas utama saat ini.

MPLS merupakan kegiatan penting untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Namun, demi keselamatan, kegiatan ini harus dihentikan sementara.

Pihak sekolah berjanji akan memberikan informasi terbaru mengenai kelanjutan MPLS setelah situasi dinyatakan aman sepenuhnya. Orang tua siswa diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak sekolah dan kepolisian.

Insiden ini tentu menimbulkan kekhawatiran, namun respon cepat dari pihak berwenang diharapkan dapat mencegah hal buruk terjadi. Fokus utama saat ini adalah memastikan sekolah kembali aman.

Pihak sekolah dan kepolisian terus berkoordinasi untuk menuntaskan kasus ini. Investigasi lanjutan akan dilakukan untuk mengungkap motif dan pelaku teror bom tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait