Monday, 13 July 2026
BREAKING
POLITIK

Fenomena Dramatis di Langit Sitaro: Gunung Karangetang Luncurkan Lava Pijar 400 Meter

Oleh Danu Ilham July 12, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Gunung Karangetang yang bersemayam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Kali ini, gunung api paling aktif di Indonesia itu memuntahkan kolom lava pijar yang membubung tinggi hingga 400 meter ke angkasa.

Peristiwa spektakuler namun juga mengkhawatirkan ini terekam jelas pada Senin (tanggal kejadian jika diketahui, jika tidak bisa dihilangkan atau diganti dengan ‘baru-baru ini’). Semburan lava pijar tersebut menjadi pemandangan yang memukau sekaligus peringatan dini bagi masyarakat sekitar.

Status Gunung Karangetang saat ini berada pada level waspada, sebagaimana yang diumumkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Pihak berwenang secara intensif memantau setiap pergerakan dan aktivitas gunung api berusia ribuan tahun ini.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Mahpendri, mengonfirmasi adanya erupsi tersebut. Ia menjelaskan bahwa luncuran lava pijar itu berasal dari kawah utama gunung.

“Terjadi erupsi Gunung Karangetang dengan kolom asap setinggi 400 meter dari puncak. Semburan lava pijar terlihat jelas,” ujar Mahpendri dalam keterangan resminya.

Mahpendri menambahkan bahwa guguran lava pijar ini mengarah ke sektor barat daya dan selatan. Jarak luncuran diperkirakan mencapai ratusan meter dari puncak gunung.

Meskipun semburan lava pijar terlihat memukau dari kejauhan, masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Karangetang diimbau untuk tetap waspada. Mereka diminta untuk tidak panik dan selalu mengikuti arahan serta instruksi dari petugas penanggulangan bencana.

Zona aman telah ditetapkan oleh PVMBG. Masyarakat di radius tertentu dari puncak gunung dilarang untuk beraktivitas. Hal ini demi mengantisipasi potensi bahaya susulan yang mungkin timbul akibat aktivitas vulkanik.

Pihak PVMBG terus memberikan informasi terkini mengenai kondisi Gunung Karangetang. Pemantauan dilakukan 24 jam non-stop untuk mendeteksi jika ada peningkatan aktivitas yang signifikan.

Saat ini, belum ada laporan mengenai dampak langsung terhadap aktivitas penerbangan di wilayah udara sekitar Sitaro. Namun, otoritas penerbangan tetap disiagakan untuk mengambil tindakan pencegahan jika diperlukan.

Warga yang berada di daerah rawan bencana erupsi gunung api diharapkan selalu siap siaga. Kesiapsiagaan ini mencakup persiapan logistik dan informasi mengenai jalur evakuasi jika sewaktu-waktu kondisi mengharuskan adanya perpindahan penduduk.

Gunung Karangetang memang dikenal sebagai gunung api yang sangat aktif. Sejarah mencatat berbagai peristiwa erupsi yang pernah terjadi, memberikan pelajaran berharga dalam mitigasi bencana di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga. Peninjauan rutin terhadap kesiapan posko pengungsian dan jalur evakuasi juga menjadi prioritas utama.

Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Cek dan ricek informasi dari sumber resmi adalah langkah bijak di tengah situasi seperti ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait