Saturday, 11 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Maksimalkan Lari Anda: 5 Trik Jitu Pengguna Suunto yang Wajib Diketahui

Oleh Heni Maulidya July 11, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Jam tangan Suunto Run menawarkan pengalaman lari yang memuaskan dengan harga terjangkau. Bobotnya ringan, layarnya cerah, dan kemampuannya setara dengan jam Garmin entry-level. Namun, untuk memaksimalkan potensinya, ada beberapa trik tersembunyi yang perlu diketahui.

Salah satu kendala umum bagi pengguna Suunto Run adalah notifikasi jarak tempuh. Meskipun pengaturan unit sudah diubah ke satuan imperial (mil), jam tetap berbunyi setiap satu kilometer. Perbaikan ini ternyata tersembunyi dalam menu pengaturan aktivitas. Pengguna perlu memilih jenis latihan seperti ‘Run’ atau ‘Trail Run’, lalu masuk ke opsi ‘Free Training’ bukan ‘Exercise Options’. Di sana, fitur ‘Autolap’ dapat diubah dari default 0,62 mil menjadi 1 mil atau dinonaktifkan.

Fitur stopwatch di Suunto Run juga dapat diakses dengan sangat mudah. Dengan menempatkannya di urutan teratas daftar widget, pengguna cukup menggeser layar ke atas dari tampilan utama. Stopwatch ini bisa langsung dimulai dan dihentikan dengan satu ketukan. Keunggulan lainnya, waktu berjalan di stopwatch akan tetap terlihat di widget meskipun pengguna berpindah ke layar lain.

Bagi pelari yang sering berganti medan, Suunto Run menyediakan solusi praktis. Menekan tombol atas dalam beberapa detik memungkinkan pergantian jenis lari tanpa mengakhiri sesi latihan. Misalnya, jika Anda memulai lari di jalan raya lalu beralih ke jalur setapak, Anda bisa mengganti tipe aktivitas dari ‘Run’ ke ‘Trail Run’. Latihan akan dijeda sementara, dan kedua segmen akan tercatat dalam satu sesi latihan yang sama.

Fitur menarik lainnya adalah peringatan badai berbasis altimeter dan barometer. Jam ini dapat mendeteksi perubahan tekanan udara yang drastis, indikasi potensi datangnya badai. Fitur ‘Storm alarms’ bisa diaktifkan melalui menu ‘Settings’ lalu ‘Outdoor’. Pengguna juga disarankan untuk mengkalibrasi altimeter secara berkala, baik menggunakan penyesuaian otomatis berbasis GPS maupun input manual jika ketinggian lokasi diketahui.

Terakhir, Suunto Run memudahkan pembuatan perpustakaan ‘points of interest’ (POI). Pengguna bisa menandai lokasi penting seperti sumber air, tempat parkir, atau spot menarik lainnya langsung dari jam tangan atau melalui aplikasi ponsel. Berbagai kategori POI tersedia, mulai dari kebutuhan umum hingga detail untuk aktivitas berburu, memancing, atau mengamati satwa liar. POI ini dapat digunakan sebagai target navigasi saat melakukan aktivitas lari atau mendaki.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait