Saturday, 11 July 2026
BREAKING
BERITA

Tragedi Sampang: Siswi 15 Tahun Diduga Jadi Korban Kekejaman 27 Pria, 12 Pelaku Ditangkap

Oleh Emanuel July 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah peristiwa memilukan mengguncang Sampang, Madura. Seorang gadis berusia 15 tahun diduga telah menjadi korban rudapaksa oleh 27 pria tak dikenal. Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini.

Hingga kini, sedikitnya 12 orang terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh tim satuan reserse kriminal Polres Sampang.

Namun, upaya penangkapan masih terus dilakukan. Sebanyak 15 orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi keji tersebut masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh keluarga korban kepada pihak berwajib. Laporan tersebut memicu penyelidikan mendalam oleh aparat kepolisian setempat.

Menurut informasi yang dihimpun, dugaan tindak pidana rudapaksa ini terjadi dalam rentang waktu tertentu yang sedang didalami oleh penyidik.

Kronologi lengkap kejadian masih terus diurai oleh tim investigasi. Keterangan dari korban dan saksi menjadi kunci utama pengungkapan kasus ini.

Polisi berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini. Penangkapan para pelaku menjadi prioritas utama demi memberikan keadilan bagi korban.

Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro, dalam keterangan persnya, membenarkan adanya penangkapan terhadap sejumlah terduga pelaku.

“Kami telah mengamankan 12 orang terduga pelaku. Namun, kami tidak akan berhenti di sini,” ujar AKBP Siswantoro.

Beliau menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya keras untuk melacak dan menangkap sisa pelaku lainnya yang masih buron.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan para DPO ini untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Kondisi psikologis korban menjadi perhatian serius. Pihak kepolisian bekerja sama dengan dinas sosial dan lembaga perlindungan anak untuk memberikan pendampingan.

Korban mendapatkan penanganan medis dan psikologis intensif pasca peristiwa traumatis yang dialaminya.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan masyarakat. Seruan untuk penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan seksual terus mengemuka.

Polres Sampang berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Proses hukum akan tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memperkuat berkas perkara.

Harapannya, seluruh pelaku dapat segera diadili dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait