Saturday, 11 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Bahaya Tersembunyi di Balik Kantong Nikotin: Risiko Tinggi Pascaoperasi Tendon Achilles

Oleh Rini Widiyarti July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

SEATTLE – Penggunaan produk nikotin non-tembakau, seperti vape, kantong nikotin, dan rokok elektrik, terbukti meningkatkan risiko komplikasi hingga 90 hari pascaoperasi perbaikan tendon Achilles. Lebih mengkhawatirkan lagi, produk ini juga dikaitkan dengan peningkatan kasus tendon Achilles robek kembali dalam kurun waktu dua tahun.

Temuan ini dipaparkan dalam sebuah presentasi ilmiah di Seattle, Amerika Serikat. Jalen Warren, DO, seorang residen bedah ortopedi dari Case Western Reserve University, membagikan hasil penelitian yang mengejutkan ini.

Warren menjelaskan, nikotin memiliki sifat penyempit pembuluh darah atau vasokonstriktor. “Ada banyak penelitian dasar yang telah dilakukan. Ini menunjukkan nikotin secara independen memengaruhi perfusi jaringan, memicu disfungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan stres oksidatif,” ujar Warren dalam presentasinya di American Orthopaedic Society.

Tendon Achilles, yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit, rentan cedera akibat aktivitas fisik intens. Operasi perbaikan menjadi pilihan utama ketika terjadi robekan parah. Namun, kebiasaan mengonsumsi nikotin, bahkan dalam bentuk kantong nikotin yang dianggap lebih aman dari rokok konvensional, ternyata dapat menghambat proses penyembuhan.

Vasokonstriksi yang disebabkan nikotin berarti aliran darah ke area yang dioperasi menjadi berkurang. Padahal, suplai darah yang baik sangat krusial untuk membawa nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan sel-sel untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Kekurangan aliran darah ini dapat memperlambat penyembuhan dan meningkatkan kemungkinan infeksi atau komplikasi lainnya.

Selain itu, efek nikotin pada disfungsi kekebalan tubuh dan peningkatan stres oksidatif juga berkontribusi pada pemulihan yang tidak optimal. Sistem kekebalan yang lemah lebih sulit melawan bakteri, sementara stres oksidatif dapat merusak sel-sel sehat. Kombinasi faktor-faktor ini secara signifikan menurunkan keberhasilan jangka panjang perbaikan tendon Achilles.

Para ahli bedah ortopedi kini semakin menyadari pentingnya menanyakan riwayat penggunaan produk nikotin kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tendon Achilles. Rekomendasi untuk berhenti total dari segala bentuk konsumsi nikotin menjadi krusial untuk memaksimalkan peluang kesembuhan dan mencegah cedera berulang.

Meskipun kantong nikotin dan vape menawarkan alternatif tanpa pembakaran tembakau, kandungan nikotinnya tetap memberikan dampak negatif pada tubuh. Penelitian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga, untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk yang dikonsumsi demi kesehatan jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait