Friday, 10 July 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Bensin Makin Ramah Lingkungan: Etanol Siap Jadi Campuran Wajib Mulai 2024

Oleh Emanuel July 10, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Pemerintah memastikan mulai tahun 2024 mendatang, pencampuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin akan menjadi kewajiban.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya serius pemerintah untuk meningkatkan bauran energi terbarukan.

Implementasi pencampuran etanol ini diharapkan akan terus ditingkatkan secara bertahap.

Hal ini berkaca pada keberhasilan program pencampuran biodiesel yang kini telah mencapai B50.

BBM B50 sendiri berarti 50 persen biodiesel dicampur dengan 50 persen minyak solar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah menegaskan komitmen ini.

Ia menyatakan bahwa persiapan teknis dan regulasi tengah dikebut agar kebijakan ini dapat berjalan lancar.

Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor.

Selain itu, penggunaan etanol diharapkan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca.

Etanol sendiri merupakan alkohol yang dapat diproduksi dari berbagai sumber nabati.

Sumber utamanya di Indonesia meliputi tebu, jagung, dan singkong.

Pengembangan industri etanol nasional juga akan mendapat dorongan signifikan.

Petani dan pelaku usaha di sektor pertanian berpeluang mendapatkan manfaat ekonomi baru.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana menambahkan bahwa spesifikasi teknis pencampuran sedang difinalisasi.

Hal ini penting untuk memastikan kualitas BBM yang dihasilkan tetap optimal.

Uji coba di lapangan juga telah dilakukan untuk menguji kompatibilitas mesin kendaraan.

Hasilnya menunjukkan bahwa pencampuran etanol dalam kadar tertentu tidak menimbulkan masalah berarti.

Peningkatan kadar campuran etanol akan dilakukan secara bertahap, serupa dengan strategi pada program B30 dan B50 untuk biodiesel.

Namun, fokus awal adalah pada penerapan campuran dalam kadar yang sudah teruji aman.

Pemerintah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan industri terkait.

Hal ini penting agar transisi menuju bensin berbasis etanol berjalan mulus.

Diharapkan, kebijakan ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Namun juga membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Langkah ini sejalan dengan tren global dalam penggunaan energi terbarukan.

Indonesia berupaya menjadi pemain penting dalam transisi energi hijau di kawasan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait