Apriyani Rahayu Banting Setir ke Ganda Campuran, Siap Debut di Taipei Open 2026 Bersama Dejan Ferdinansyah

Wibowo

JAKARTA, 25 Juni 2026 – Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 sektor ganda putri, Apriyani Rahayu, akan segera memulai lembaran baru dalam karier bulu tangkisnya. Apri, sapaan akrabnya, resmi memutuskan untuk hijrah dari nomor ganda putri ke sektor ganda campuran.

Perubahan signifikan ini memproyeksikan Apriyani untuk berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah. Duet Dejan/Apri dijadwalkan akan melakoni debutnya di ajang Taipei Open 2026 yang akan bergulir pada 28 Juli hingga 2 Agustus mendatang.

Pelatih ganda campuran, Rionny Mainaky, menyambut antusias kehadiran Apriyani di timnya. Ia mendorong Apri untuk segera beradaptasi dengan dinamika baru di nomor ganda campuran.

“Awalnya memang ada permintaan dari Dejan untuk mau berpasangan dengan Apri di ganda campuran dan Apri pun bersedia untuk pindah sektor,” ujar Rionny. “Saya diskusi dengan Karel (Mainaky), kepala pelatih, dan Kabid Binpres, akhirnya disetujui.”

Sejak awal pekan lalu, Apriyani telah bergabung dalam latihan bersama tim ganda campuran. Rionny mengamati semangat dan fokus Apri yang dinilainya sangat baik.

“Saya lihat keinginan, semangat, dan fokusnya dia sangat baik,” tambah Rionny. “Dengan waktu persiapan yang cukup, saya rasa adaptasi dan pembiasaan bermain di ganda campuran bisa berjalan cepat.”

Rionny juga menekankan modal Apriyani yang telah memiliki dasar kuat di sektor ganda putri. Kemampuan Apri bermain di area belakang lapangan dinilai sangat berharga untuk ganda campuran.

Karakter pekerja keras dan pandangan positif Apriyani menjadi nilai tambah lainnya. Rionny mengenang bagaimana Apriyani menunjukkan daya juangnya saat berlaga di Olimpiade Tokyo.

“Saat di Olimpiade Tokyo, saya sebagai Kabid Binpres saat itu mendampingi Apri (serta Greysia Polii) melihat bagaimana kerja kerasnya dia, fight-nya dia,” kenang Rionny. “Jadi sekarang ayo di sini kita lakukan sama-sama lagi seperti itu.”

Rionny menegaskan bahwa pasangan Dejan/Apri bukanlah sekadar eksperimen. Ada target tinggi yang dicanangkan untuk duet ini di masa depan.

Baik Dejan maupun Apriyani, sebagai pemain berpengalaman, diharapkan siap menjawab tantangan dengan komitmen dan tanggung jawab penuh.

“Pasangan ini bukan coba-coba karena memang Dejan juga bukan kelas yang sembarangan, dia sudah bisa dan sudah pernah bersaing di atas,” jelas Rionny. “Jadi saya anggap kita punya peluang.”

Kehadiran Apriyani dengan segudang pengalaman dan pencapaiannya diharapkan dapat memotivasi pasangan ganda campuran lainnya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan persaingan positif di internal timnas.

Sementara itu, perubahan pasangan ini juga berdampak pada Bernadine Anindya Wardana. Ia akan dipasangkan dengan Verrell Yustin Mulia. Pasangan Verrell/Bernadine juga dijadwalkan akan debut di Taipei Open 2026.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All